Joko Ariyanto

Hapuskan Ujian Nasional, Selamatkan Pendidikan Indonesia

Sabtu, 30-05-2009 18:22:05 oleh: Joko Ariyanto
Kanal: Suara Konsumen

Untuk pak Jusuf Kalla (JK), demi kemajuan Indonesia yang lebih cepat lebih baik seperti slogan kampanye Bapak, maka saran saya pada bapak: "Tolong hapuskan ujian nasional (UN) demi kebangkitan pendidikan bangsa Indonesia." Tentu tak luput dari perhatian kita semua bahwa UN yang seharusnya menjadi pemicu prestasi siswa malah menjadi sindrome tahunan yang menakutkan.

Tiap tahun kontroversi dari UN selalu bemunculan. Mulai dari soal soal yang dijaga ketat polisi seperti mengawal brankas emas, pelaksanaan ketat, yang konon anti kebocoran tapi toh bocor juga, sampai kasus bunuh diri siswa yang gagal di drama hidup mati tersebut. Pemberitaan miring tentang oknum guru pun menjadi menu tahunan. Tak salah jika banyak orang menyebut pendidikan di negeri ini sebagai pendidikan yang membodohkan siswa. Tiap tahun makin menyebalkan.

Separah itukah? Maunya kita menjawab: “Tidak.” Namun sayangnya kenyataaan yang terjadi justru sebaliknya. Setidaknya ada empat alasan untuk mengatakan bahwa UN merupakan salah satu bentuk kesalahan dalam dunia pendidikan kita. Kesalahan yang telah menjadikan para generasi penerus bangsa ini terpuruk ke jurang pembodohan. Kesalahan yang menjadikan anak anak yang berpotensi menjadi gerombolan anak-anak salah asuhan. Berikut empat alasan tersebut:

Pertama, ujian nasional untuk menentukan pemetaan pendidikan tidak akan mempengaruhi secara signifikan nasib siswa sebab hanya untuk memetakan, sedangkan ujian untuk menentukan kelulusan akan berpengaruh langsung pada siswa, guru, dan sekolah. Suatu sekolah akan dikatakan hebat jika siswanya lulus seratus persen, jika tidak, siap-siap sajalah gulung tikar karena tidak ada lagi yang mau bersekolah di sekolah tersebut. So, jangan salahkan guru jika turun tangan membantu siswa mengerjakan soal-soal. Alasannya jelas, daripada nama sekolahnya tercemar dan daripada nama baik siswa juga tercemar. Para guru seperti diharuskan memakan buah simalakama.

Kedua, UN dapat dikatakan diskriminatif karena hanya mengujikan beberapa mata pelajaran, terkait hal ini maka akan timbul kecemburuan antara guru yang mata pelajarannya di UN kan dan yang tidak. Guru yang mata pelajarannya tidak di UN kan seperti agama, kesenian dan olahraga akan merasa inferior dengan guru matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia.

Ketiga, ketimpangan antara UN di kota dengam UN di desa. Indonesia yang begitu luas dari Sumatera sampai Papua, dari sekolah dengan standar internasional yang ada di kota-kota, gedung dengan berbagai laboratorium, kelas yang ber-AC, guru yang berpredikat Magister Pendidikan ditambah lagi les privat serta kelas-kelas bimbingan ujian nasional yang bertarif jutaan, yang ironisnya berbanding sebaliknya dengan anak-anak di daerah-daerah misalnya di pelosok Papua yang gurunya sangat minim (bahkan ada sekolah yang gurunya oleh seorang waker-penjaga sekolah). Belum lagi perlakuan yang sama terhadap daerah-daerah bencana seperti bencana banjir dan korban bencana kecelakaan pesawat. Ya jelas mereka tidak dapat maksimal dalam mengerjakan soal-soal UN. Otak mereka sudah penuh dengan pikiran bagaimana caranya besok bisa makan, bagaimana bisa punya tempat tinggal lagi, bahkan mungkin ada yang berpikir bagaimana caranya mendapatkan pensil 2B untuk UN.

Keempat, UN sebagai tolok ukur berlanjutnya pendidikan seseorang. Kini UN seakan menjadi penentu berlanjutnya/terhentinya karir menimba "ilmu formal" seorang siswa. Bahasa kasarnya, kalau lulus UN hidup kita terus, kalau tidak lulus habislah kita. Karena untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kita harus melewati rintangan berat bernama UAN tersebut. Apalagi tahun ini kabarnya bagi yang tidak lulus UAN mau tidak mau harus mengulang tahun depan, itu artinya setahun lebih lama di bangku sekolah. Padahal hak menuntut ilmu, termasuk ilmu dari Perguruan Tinggi (yang notabene baru bisa diraih bila telah lulus UAN) itu adalah hak setiap orang. Tidak ada yang boleh melarang. Ilmu itu milik Allah SWT.

Jadilah empat alasan di atas semacam jawaban atas fenomena yang sudah menjadi kontroversi tahunan, tentang pemberlakuan UN yang harus ditinjau ulang. Dan apabila pak JK sungguh-sungguh peduli dan memerhatikan pendidikan nasional serta ingin melihat putra putri bangsa ini keluar dari keterpurukan, pak JK saya tantang untuk menghapuskan ujian nasional (UN). Jika kualitas sistem pendidikan nasional masih buruk, UN tidak bisa dipaksakan untuk dilaksanakan. Jika tetap dilaksanakan, hal tersebut merupakan pelanggaran dan kelalaian pemenuhan hak asasi manusia, terutama atas hak mendapatkan pendidikan.


Bookmark and Share

Tag/Label wikimu pilpres, surat untuk capres jk, pendidikan
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
2 komentar pada warta ini
Senin, 01-06-2009 13:04:37 oleh: Ervilia Lupita Adriyanti

amin.
kalau UN ditiadakan bisa jadi pendidikan di indonesia lebih membaik.





Senin, 01-06-2009 14:04:37 oleh: oom komarudin

menurut saya UN masih diperlukan. sebab, untuk mengecek anak didik kita bisa atau tidak, tidak cukup oleh kita sendiri. tapi perlu penilaian orang lain. apalah artinya kalau anak didik kita dicap bisa hanya oleh kita, sementara orang lain belum mengujinya. tapi akan berbeda jika anak kita dikatakan bisa bukan hanya oleh kita tapi juga oleh orang lain. karenanya menurut saya un masih diperlukan.



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY