Adolf Bramandita

Brawijaya V Antara Fakta Dan Mitos Di Pesisir Pantai Gunung Kidul

Rabu, 27-05-2009 17:12:05 oleh: Adolf Bramandita
Kanal: Opini

Brawijaya V Antara Fakta Dan Mitos Di Pesisir Pantai Gunung Kidul

Masyarakat Jawa cukup kental dengan nuansa spiritualitas yang berhubungan dengan leluhur. Tidak salah memang, walaupun di dalam masyarakat Jawa sendiri sudah banyak menganut agama-agama yang diakui oleh pemerintah. Melihat kembali beberapa ratus tahun yang lalu, bahwa kehidupan masyarakat tidak lepas dari kepercayaan kepada leluhur. Dari kepercayaan leluhur ini, masyarakat Jawa khususnya membangun kehidupannya.

Leluhur, bagi masyarakat Jawa dianggap sebagai yang bercikal bakal. Artinya leluhur dipercayai sebagai wujud dari sebuah komunitas masyarakat yang sedang berkembang sampai terbentuknya sistem di dalamnya. Proses berkembangnya komunitas sampai pada kehidupan masyarakat yang paling mendasar, yaitu kepercayaan. Masyarakat membutuhkan sarana untuk sampai pada yang memberikan hidup dan segala alamnya. Terbangunnnya kepercayaan ini, tidak lepas dari peran leluhur yang dipercayai memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih baik. Agama apapun yang dianut masyarakat Jawa sekarang ini, tidak akan pernah lepas dari unsur kepercayaan terhadap leluhur.

Kemudian apa hubungannya dengan judul di atas? Di kawasan pesisir pantai selatan kabupaten Gunung Kidul, ada sebuah kepercayaan yang berkembang di masyarakat sekitar. Di salah satu pantai ini, dipercaya oleh penduduk setempat sebagai lokasi dimana Prabu Brawijaya V raja terakhir Majapahit melarikan diri, karena runtuhnya Majapahit. Di tempat ini pula Sang Raja moksa (hilang tanpa meninggalkan badan jasmani). Cerita ini berkembang selama bertahun-tahun tanpa ada bukti nyata kehadiran Sang raja di pantai ini (kalaupun ada mungkin hanya orang tertentu saja yang tahu).

Dari cerita atau mitos ini tentunya bisa ditarik kesimpulan bahwa, sejarah kehadiran sang raja bisa dipercaya atau tidak. Berkembang pula sebuah keyakinan mengenai cikal bakal dari masyarakat Gunung Kidul yang merupakan keturunan Majapahit yang melarikan diri karena kejaran tentara Islam Demak. Memang untuk membuktikan mitos atau cerita yang berkembang di masyarakat ini sangat sulit. Namun masyarakat setempat sangat percaya dengan cerita yang turun temurun mereka dengar dari para leluhur dahulu. Sebuah cerita yang berkembang di masyarakat bisa dipercaya sebagai fakta ataupun hanya mitos, tergantung dari sudut pandang kita menganalisa.

Sebagai contoh , faktanya bahwa cerita ini berkembang dengan sangat kuat dan terpendam cukup lama di tengah masyarakat. Terlepas dari ditambah ataupun dikuranginya cerita mengenai kehadiran sang raja atau masyarakat keturunan Majapahit  tersebut. Kedua cerita ini bisa saling dikaitkan dari latar belakang keruntuhan Majapahit sekitar abad ke 15.

Pertama, bisa saja cerita bahwa masyarakat Gunung Kidul adalah keturunan dari pelarian Majapahit adalah sebuah fakta. Hal ini bisa dilihat dari sudut pandang geografis Gunung Kidul yang merupakan daerah pegunungan (hutan dan goa cukup banyak di tempat ini). Tentunya daerah ini aman bagi pelarian dari Majapahit.

Kedua, cukup banyak masyarakat Gunung Kidul yang beragama Hindhu Jawa. Masyarakat Hindhu ini, beberapa ditemukan di daerah pesisir pantai beserta bangunan pura. Memang sejak awal bahwa masyarakat nusantara ini menganut agama Hindhu, Budha dan animisme maupun dinamisme, namun bukan berarti dengan ditemukannya komunitas masyarakat Hindhu bisa menjadi pembenaran alasan kedua.

Ketiga, komunitas masyarakat Hindhu Jawa di daerah ini cukup kuat dengan masih mempertahankan tradisi agama mereka. Keempat dari sudut pandang politik, pelarian masyarakat Majapahit ke daerah ini beralasan. Karena kalau mereka melarikan diri keutara tentunya sudah dikuasai oleh tentara Demak dan di daerah utara pula (sekitar pantai utara Jawa) banyak ditemukan komunitas para pedagang beragama Islam. Ini akan menjadi sangat berbahaya apabila mereka melarikan diri ke wilayah pesisir utara. Satu-satunya jalan melarikan diri tentunya ke wilayah barat dan timur (dalam hal ini sebagian bangsawan Majapahit melarikan diri ke Bali), sedangkan di barat wilayah Gunung Kidul cocok untuk melarikan diri. Daerah ini pula secara politis tidak dikuasai oleh Kerajaan Islam Demak, setidaknya pengaruh kekuasaannya tidak sampai ke pesisir pantai selatan.

Apa hubungannya antara keturunan Majapahit dengan Kehadiran Brawijaya V? Sebagai seorang Raja yang diyakini masih keturunan dewa, tentunya kehadirannya sangat dinantikan. Bisa juga Raja masih terikat secara emosional dengan rakyatnya. Dengan begitu di saat rakyatnya melarikan diri ke suatu wilayah, sosok kewibawaan sang Raja terbawa di tempat pelarian. Hal ini dilakukan sebagai wujud legitimasi perlindungan sang Raja terhadap rakyatnya di tempat pelarian. Maka untuk lebih mempererat senasib sepenanggungan, sosok sang Raja ini dimunculkan selama proses pelarian. Agar ada kesan bahwa kesetiaan sang Raja terhadap rakyatnya sampai pada ujung bumi. Dengan minimnya bukti konkret, masyarakat secara luas kiranya bisa memberi persepsi yang berbeda. Dengan adanya bangunan keagamaan dan kepercayaan di pantai ini, bolehlah kita memberi penghargaan yang luar biasa. Sebab ada hal yang bisa dipelajari dari sebuah multikulturalisme. Yaitu keterbukaan akan sebuah perbedaan serta menghormati. Namun apapun itu, kiranya kita harus menghargai cerita yang berkembang sebagai wujud  penghormatan akan nilai-nilai religiusitas di tengah masyarakat yang majemuk.

Bookmark and Share

Tag/Label opini, raja brawijaya v, jawa, gunung kidul, sejarah
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
6 komentar pada warta ini
Sabtu, 20-03-2010 23:23:57 oleh: hardi

itu hal yang masuk akal karena katanya anaknya 101 wajar kalau larinya tidak satu arah, jadi ada yang ke timur ke barat, bahkan mungkin ada yang tidak lari alia menyerah, mungkin kalau catatan silsilah disatukan akan memberi gambaran yang lebih jelas lagi mengenai keturunan Brawijaya V, karena banyak yang masih menyimpan silsilah terutama yang dikeluarkan oleh kraton yogyakarta



Selasa, 15-06-2010 00:45:18 oleh: deomono

saya sekitar usia 6 thn diajak nenek saya ke karang mojo di gunung kidul.waktu itu keluarga kami sedang mengadakan acara mengganti kijing makam kakaknya kakek saya.hari berikutnya setelah acara selesai,saya diajak nenek ke suatu desa (lupa namanya) untuk ziarah.saya tdk tau itu makam siapa....maklum saya masih 6 thn.makam itu hanya .ada dua berdampingan berjarak sekitar 3 meter.kedua makam itu terletak diatas tanah,2 trap lebih tinggi dr tanah skitarnya spt diatas panggung.begitu sampai pd trap kedua,saya diperintahkan nenek utk mlaku dodok (jln sambil jongkok).begitu sampai dipusara,saya diperintahkan nyembah pd pusara spt yang dilakukan nenek.sjk itu sy tdk prnah tny2 makam siapa.30 thn berlalu,saya 36 thn,nenek sdh tiada thn 1981.saya napak tilas silsilah nenek kewonosari.disana ketemu dg sdr yg sdh lanjut usia.nah kebetulan ingin tanya yg sll jadi beban fkran.dgn didampingi sdr yg lain sbg juru bahasa saya krn tdk fasih brbhs jawa.pertanyaan sy kepada beliau stlh crt masa kcl sama nenek adalah 2 MAKAM itu MAKAM SIAPA...dengan reklek dijawab ITULAH LELUHURMU...ITULAH MAJAPAHIT..nah skrg crt sy td kalau dihubungkan dg artikel diatas,pas...rupanya memang benar bhw brawijaya sampai ke gunung kidul.hal ini saya juga dpt crt,katanya brawijaya dikejar2 putranya r.patah krn r.patah ingin ortunya memeluk islam.tapi begitu kuat pendirian brawijaya,pilih mati dari pada meluk islam.dan berpesan kpd r.patah,kalau mau memakai mahkotanya spy datang ke KANIGORO...dan kabarnya disuatu desa diwilayah gn kidul itu ada mahkota yang disimpan dlm tmpat tertutup dan dibuka 1 thn skli.uniknya ditempat itu yg memeng ditaruh kertas,pd saat dibuka 1 thn skli,pd krtas itu akan ada coretan2 yg menggambarkan isyarat2 paceklik,panen besar dll,dan masyarakat sekitar percaya skli ttg hal ini...wah sekedar melacak silsilah malah dpt bonus cerita sejarah.






Jumat, 27-08-2010 19:29:37 oleh: hari s

ya dan disana juga ada tulisan "pertapan dan kamoksan cikal bakal bangsa indonesia Brawijaya V" saya sering berkunjung di pantai itu karena beliau juga adalah leluhurku.



Senin, 29-11-2010 16:24:39 oleh: moris

salam buat yg selalu kuanggap saudara2 & keluargaku generasi Sinuwun Prabu Brawijaya V meski kita tak prnh berjumpa wajah...namun hati & batin kita tlah terikat,bila sempat kunjungi email saya yang jg teraliri darah beliau.Yang selalu ingin bumi nusantara dalam satu kedamaian yang saling menghargai satu sama lain,SALAM



Jumat, 15-07-2011 01:38:23 oleh: shariza mohamad

Hi..saya ingin tahu Prabu Bromijayo V Mata Nagari Majapahit Inkang Pekasan ada berkaitan dengan Prabu Brawijaya V seperti diatas?



Minggu, 01-12-2013 21:58:55 oleh: banie wijaya

mohon maaf saya jg salh satu keturunan trah sinuwun Prabu Brawijaya V
setahu yg saya ketahui bahwa Kamuksaning jati Eyang Prabu Brawijaya V itu ada di puncak Gunung Lawu di Kabupaten karanganyar Jawa Tengah
ini bukan berarti saya tidak menghargai opini publik yg berkembang terutama di wilayah pesisir gunung kidul yogyakarta
lebih kepada keyakinan saya yg pernh djumpai Sinuwun
bahwa keberadaanya memang seperti yg telah saya sebutkan di atas
dan perlu jg untuk diketahui bahwa sebelum muksa eyang prabu Brawijaya V telah berganti keyakinan ( mualaf) menjadi islam bukan lgi kawruh Budha seperti yg masih dianut Eyang Sabdopalon noyogenggong
sampai kamuksaning jati
mohon dibenarkan jika ada kata dan isian yg kurang benar.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY