Duto Sri Cahyono

Membuat Berita (1): Bingung Meliput?

Senin, 15-12-2008 11:52:02 oleh: Duto Sri Cahyono
Kanal: Opini

Jurnalis bingung ketika meliput berita? Sering. Mengapa bingung? Banyak alasannya. Mungkin dia belum punya jam terbang yang cukup. Bisa jadi karena memang sama sekali belum tahu caranya. Lha, kalau jurnalis bingung menulis berita? Juga sering. Sedemikian banyak episode dalam sebuah peristiwa dan semuanya dianggap menarik, justru membuat jurnalis bingung mau memulai tulisan dari mana.

Senyampang wikimu.com sedang mengadakan berbagai pelatihan menulis berita/laporan tematik, saya mencoba berbagi pengalaman mengenai cara meliput dan menulis berita yang akan saya tulis secara bersambung.

Memang sudah banyak bertebaran tulisan mengenai cara meliput dan menulis berita, baik di buku-buku teks sekolah ataupun di Internet. Ya, anggap saja ini sekadar pelengkap. Lagi pula, saya lebih senang memberikan tips yang aplikabel, meski di sana-sini tetap harus berbicara tentang teori.

Pada dasarnya, jenis peristiwa yang biasa diliput ada dua. Pertama adalah peristiwa teragenda. Contohnya adalah seminar, jumpa pers, pesta pernikahan artis dan sebagainya. Kedua, peristiwa tak teragenda. Contohnya kecelakaan pesawat terbang atau bencana alam. Meskipun demikian, banyak “peristiwa tak teragenda” muncul dalam sebuah peristiwa teragenda. Misalnya, terjadi penyerbuan kelompok tertentu ke arena Munas sebuah Parpol.

Dalam kesempatan ini, saya akan mencontohkan liputan dan penulisan berita untuk peristiwa tak teragenda. Untuk meliput dan menulis berita teragenda, akan mendapat giliran berikut.

Jangan bosan 5W1H

Setiap kali membahas tentang teori yang berhubungan dengan berita, orang selalu menyebut soal konsep 5W1H (what, who, why, where, when, how). Kita bosan? Jangan. Sebab, sebagaimana halnya dalam menulis berita, konsep 5W1H juga penting dijadikan pegangan dalam meliput berita.

Dalam peristiwa apapun, pasti di dalamnya melibatkan orang atau benda (who) yang sedang melakukan aktivitas, baik pasif maupun aktif (what), di suatu tempat (where) dan waktu (when) tertentu karena sebab (why) tertentu sehingga menimbulkan efek (how) tertentu pula.

Kalau kita ingat 5W1H dan setiap elemen di dalamnya kita eksplorasi setiap kali melalukan liputan, maka kita telah mendapatkan data yang cukup untuk penulisan suatu berita.

Sebagai contoh, kita melihat kecelakaan di jalan raya. Data apa saja yang harus kita kumpulkan? Catat saja hal-hal di bawah ini (penomoran tidak berarti ada prioritas, tetapi bisa mana saja yang terlebih dahulu bisa kita dapat):

  1. Catat/ingat who-nya. Catat semua identitas (mulai nama, umur alamat, ciri-ciri fisik tertentu, pakaian yang dikenakan dsb-dsb) orang yang terlibat. Orang yang terlibat bisa sopir kendaraan yang bertabrakan, penumpang, pejalan kaki yang jadi korban, para penolong, juga polisi yang menangani kasus itu (kalau ada). Termasuk who di sini adalah obyek/benda mati yang terlibat misalnya jenis kendaraan (catat identitasnya, jenis, warna dsb), bangunan yang jadi korban (misalnya bus menabrak palang jembatan) dsb.
  2. Catat/ingat what-nya. Dalam hal ini adalah bentuk/jenis kejadian. Misalnya tabrakan tunggal atau tabrakan karambol dsb.
  3. Catat/ingat why-nya atau penyebabnya. Misalnya rem blong, sopir ngantuk, pejalan kaki terlalu berjalan ke tengah, datang kabut yang menghalangi pandangan, dsb.
  4. Catat/ingat when-nya. Misalnya Sabtu (17/12) sore; saat bubaran sekolah; ketika pekerja istirahat siang, dsb.
  5. Catat/ingat where-nya. Misal “jalan Amburadul KM 15” Cikoplo; depan rumah makan “Marakke Warek” Jalan Slamet Riyadi, Solo; dekat tempat mangkal PSK “Edan Kabeh”, Kecamatan Sukamabuk; dsb.
  6. Catat/ingat how-nya. Misalnya, “empat orang tewas di tempat kejadian”, “satu luka parah tiga lainnya hanya lecet-lecet”, “tembok rumah jebol menewaskan satu pekerja di dalamnya”; dsb.

Data sekunder

Data-data tersebut bisa kita dapatkan dari observasi lapangan, bertanya kepada saksi/orang yang terlibat, polisi, warga setempat, petugas rumah sakit dsb. Untuk kelengkapan dalam penulisan berita, kita perlu juga melengkapi dengan mencari data sekunder seperti data kecelakaan selama setahun di daerah tempat peristiwa terjadi dsb.

Dari data yang terkumpul, maka kita sudah dapat membuat sebuah berita sekilas menggunakan model penulisan piramida terbalik (Apa piramida terbalik? Kita bahas pada bagian menulis berita nanti):

Bus masuk jurang, 45 orang tewas

Cikoplo (Wikimu)

Sedikitnya 45 penumpang tewas seketika dan lima lainnya luka parah setelah Bus “Maju Mundur” jurusan Sukamabuk–Sukaiseng yang diduga mengalami rem blong terjungkal masuk jurang sedalam 20 meter di Jalan Amburadul KM 15 Cikoplo, Sukaiseng Jawa Selatan, Sabtu (17/12).

Menurut Mbasimbis, warga Desa Sukawikimu Cikoplo, bus tujuan Sukaiseng yang mengangkut 50 orang termasuk sopir (Subur Singset, 52 tahun) dan kondektur, mendapat perawatan dokter.

(Anda perlu juga melengkapi dengan mencari data mengapa bis melaju kencang meski sedang mendekati jurang perbukitan Awang-awang yang berkedalaman sekitar 20 meter.)

“Sopir bus pasti hapal kalau jalan di sini terus menurun sampai dekat jurang. Jadi saya duga, itu karena rem blong,” kata pria paruh baya yang sedang merumput ketika peristiwa itu terjadi, sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi dari kepolisian Cikoplo menyebutkan jenasah korban tewas dan koban luka parah dibawa ke RS Segar Bugar Cikoplo untuk diotopsi dan dirawat. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kecelakaan bus yang paling banyak menelan korban selama 2008 ini. (Duto-wkm007)

Bagaimana data itu bisa dieksplorasi lebih jauh untuk penulisan berita yang lebih lengkap? Bagaimana pula misalnya disertai features mengenai jerit tangis penumpang bus setelah kendaraan yang mereka tumpangi menghujam dasar jurang? Ya, ikuti saja serial berikutnya.

(Bersambung)

Catatan: Penulisan berita di sini adalah penulisan naskah berita untuk media massa yang dibaca/dilihat audience-nya. Hal itu berbeda secara signifikan dengan penulisan naskah berita radio yang dibacakan penyiar/newscaster untuk telinga pendengar. Untuk penulisan naskah berita radio, segera saya luncurkan juga.

Bookmark and Share

Tag/Label opini, kiat, menulis berita, meliput berita, contoh berita, berita teragenda, berita tak teragenda, jurnalistik, jurnalis, wartawan
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
4 komentar pada warta ini
Senin, 15-12-2008 23:04:19 oleh: Eko Nurhuda

Kalau penulisan berita untuk portal berita apakah sama seperti di media cetak, Mas? Saya ingat waktu pesawat Garuda kecelakaan di Bandara Adi Sucipto tahun 2006 lalu, sebuah portal berita hanya menulis beritanya dalam beberapa kalimat saja. Tapi setiap saat memang di-update sehingga kalau kita mengikuti berita itu dari awal ya bisa dong juga. :)

Mohon penjelasannya, Mas. Thanks.




Rabu, 11-02-2009 16:14:06 oleh: velyn

Saya adalah salah satu murid SMP.
kalau meliput tentang suatu tempat, apakah itu juga di sebut berita?




Rabu, 10-06-2009 11:29:07 oleh: andre

sebelum nya sya ucapkan terima kasih atas kesedian mas mau berbagi ilmu, saya Andre nama panggilan nama sebenarnya Andi Tappu Anhas Mahasiswa STKIP Banjarmasin Semester VI, ingin sekali mendalami dunia jurnalis. dan saya sering menuangkan tulisan saya di sebuah harian terkemuaka di daerah saya namun, jujur saya hanya belajar sendiri di temani dengan buku. terimaksih ya atas ilmu pengetahuan nyu. Sukses selalu buat mas



Minggu, 02-10-2011 15:08:28 oleh: KIKI

anda mempunyai 1 kesalahan fatal
"itu menurut saya" pada penulisan "WIB" itu seharusnya menjadi "WIS" karena anda menyebutkan jawa selata.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY