Rudy Handoko

Citizen’s Charter, Pelayanan Publik dan Kebebasan Informasi

Kamis, 20-11-2008 06:51:05 oleh: Rudy Handoko
Kanal: Opini

Citizen’s Charter (CC) adalah suatu pendekatan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang menempatkan pengguna layanan sebagai pusat pelayanan. Artinya kebutuhan dan kepentingan pengguna layanan harus menjadi pertimbangan utama dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pelayanan publik.

Berbeda dengan praktik penyelenggaraan pelayanan publik sekarang ini, yang menempatkan kepentingan pemerintah atau penyelenggara/penyedia pelayanan publik sebagai acuan utama dari praktik  penyelenggaraan pelayanan publik. Citizen’s Charter menempatkan kepentingan pengguna pelayanan publik yakni masyarakat sebagai unsur yang paling penting. Untuk mencapai maksud tersebut, Citizen’s Charter mendorong penyedia layanan untuk bersama dengan pengguna pelayanan dan pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) lainnya untuk menyepakati  jenis, prosedur, waktu, biaya, serta cara pelayanan. Kesepakatan tersebut harus mempertimbangkan keseimbangan hak dan kewajiban antara penyedia layanan, pengguna pelayanan, serta stakeholder. Kesepakatan ini nantinya akan menjadi dasar praktik penyelenggaraan pelayanan publik.

Melihat praktek pelayanan publik yang amburadul dan sangat amburadul serta amat birokrasi sentris, maka keberadaan Citizen’s Charter dirasakan perlu untuk memutus mata rantai kelambanan, ketidak-efektifan dan ketidak-efisienan serta kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan pelayanan publik itu.

Lagipula Citizen’s Charter ini sudah merupakan semangat zaman demi pembaharuan atau reformasi birokrasi, bahkan di negara-negara lain, hampir semua badan atau lembaga publik memiliki Citizen’s Charter sehingga pelayanan publik yang prima dapat terlaksana, dan endingnya masyarakat merasa puas dan bangga dengan pelayanan itu.

Untuk konteks Indonesia, belum banyak badan atau lembaga publik di kabupaten-kota yang memiliki Citizen’s Charter. Padahal di negara lain sudah banyak yang menerapkannya. Artinya ketika negara lain sudah maju selangkah, tapi negara kita ini masih gerak tak jalan-jalan di tempat. Dapat dibayangkan sampai saat ini, betapa sengsara dan berdukanya masyarakat dalam memperolehi akses pelayanan publik, misalnya ketiadaan Citizen’s Charter di tiap rumah sakit, maka pelayanan publik yang diberikan juga tanpa standar dan semau hati. Belum lagi badan atau lembaga publik yang lain, yang udah naudzubillah begitu tidak jelasnya... jika berkaitan dengan standar pelayanan publik mereka. Kemudian ketika masyarakat mengeluhpun, tak ada tempat mengadu yang dapat memperhatikan.

Pun, jika dikaitkan dengan semangat demokratisasi dan desentralisasi pelayanan publik, maka keberadaan Citizen’s Charter merupakan sesuatu yang tak dapat ditawar lagi urgensinya. Ditambah lagi bahwa mengacu pada putusan Menpan No. 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Surat Edaran Mendagri No. 100/757/OTDA tahun 2002 tentang Standar Pelayanan Minimal yang harus dipenuhi Pemerintah Kabupaten/Kota. Maka ide-ide tentang adanya standar pelayanan yang setidaknya meliputi prosedur, batasan waktu, besaran biaya, produk/kualitas layanan, sarana-prasarana, dan kompetensi pelaksana layanan juga menjadi landasan adanya Citizen’s Charter. Apalagi UU Pelayanan Publik juga mengakomodasi mengenai prinsip-prinsip itu. Pun, dengan disahkannya Undang-undang Kebebasan Informasi Publik (UU-KIP), yang mensyaratkan transparansi informasi, maka Citizen’s Charter adalah salah satu instrumen bagi keterbukaan informasi itu, terutama terkait dengan jenis, prosedur, waktu, biaya, serta cara pelayanan publik.

Sederhananya, Citizen’s Charter diperlukan untuk memberikan kepastian pelayanan yang meliputi waktu, biaya, prosedur dan cara pelayanan. Dengan begitu, maka pihak penyelenggara pelayanan publik terutama pihak birokrasi pemerintahan harus memberikan informasi mengenai hak dan kewajiban pengguna layanan, penyedia layanan, dan stakeholder lainnya dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pelayanan.

Dengan Citizen’s Charter ini juga dalam upaya mempermudah  pengguna layanan, warga, dan stakeholder lainnya mengontrol praktik penyelenggaraan pelayanan publik. Sehingga pada praktiknya nanti selain terselenggara pelayanan publik yang prima, juga membuat manajemen pelayanan publik memperbaiki kinerja penyelenggaraan pelayanan publiknya jika selama ini dirasakan amburadul, asal-asalan dan semau hati pihak penyelenggara atau penyedia pelayanan publik. Manfaat lainnya adalah juga membantu manajemen pelayanan mengidentifikasi kebutuhan, harapan dan aspirasi pengguna layanan/masyarakat sehingga pelayanan publik dilakukan sesuai kebutuhan, harapan dan aspirasi itu.

Untuk itu, maka diharapkan agar semua badan atau lembaga publik bekerjasama dengan pengguna pelayanan publik dan stake holder untuk merumuskan Citizen’s Charter. Jangan sampai gara-gara ketiadaan informasi atau pelit terhadap informasi yang berkenaan dengan pelayanan publik, maka di tuntut pengguna pelayanan publik/masyarakat, karena dengan UU-KIP, maka itu sah-sah saja!

Bookmark and Share

Tag/Label citizen charter, layanan, opini
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY