Ritapunto

Anis Matta: PKS Adalah Masa Depan

Selasa, 18-11-2008 13:25:21 oleh: Ritapunto
Kanal: Peristiwa

Ustadz Anis Matta, pemimpin muda di PKS yang mungkin saja namanya tidak setenar Muhaimin Iskandar (yang melonjak populer setelah berseteru dengan Gus Dur) dalam sebuah kesempatan mengatakan :

"Saya rasa antum (kamu/kalian) tidak perlu taujih (proses dari ijtihad), visi misi sudah jelas, kita hanya tinggal menunggu takdir baik kita di 2009." Takdir bukanlah sesuatu yang kita ciptakan, akan tetapi ia sesuatu yang kita `ikut' ciptakan. Antara kehendak kita yang kita harapkan bertemu dengan kehendak Allah""

Secara pribadi saya tidak mengenal ustad murah senyum ini yang goresan penanya melenakan setiap pembacanya, memicu daya pikir lebih kreatif dan analitis. Sebagai Sekjen PKS, posisi nya sangat strategis, Ghirahnya tentang yang muda yang memimpin , saya vote berguna, coba kita simak penyataanya yang banyak beredar di milis-milis, di mana banyak orang di luar PKS mengatakan 20% terlalu besar untuk PKS. Bahkan ada di jajaran pengurus di DPP PKS bilang: "Hanya keajaiban yang buat kita bisa dapat 20%, Tetapi Anis Matta menyemangati mereka dengan mengatakan:

  • "Maka keajaiban itu harus kita wujudkan 2009 nanti. Bahkan, kalau 20% itu keajaiban, maka kita ingin melampaui keajaiban itu. 20% adalah angka yang harus kita lampaui akhi".
  • Kita adalah anak- anak muda. Anak-anak muda ada untuk menciptakan keajaiban, partai ini bertugas untuk ciptakan keajaiban. 20% adalah tugas sejarah
  • Umar ibn Khotthob pernah mengatakan, "Setiap saya menghadapi masalah yang rumit, saya panggil anak muda".
  • SBY pernah ditanya: "Kenapa minta didukung PKS?" Jawabnya, "Saya butuh dukungan moril dari PKS" –beliau tahu, bahwa kita ini tidak bisa diharapkan untuk dukungan dana, karena PKS tidak punya duit.

Anis Matta menyitir kisah nyata:

  • "Tahun `70-an presiden Korsel Park Jung He ke Aceh, dia lihat ayat Qur'an di sebelah baiturrahman: "Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim" Beliau bertanya, "Artinya apa?" "Tuhan tidak mengubah keadaan suatu kaum , sampai kaum itu yang mengubah keadaannya sendiri."
  • Jadilah ayat itu dicatat, kemudian dibawa ke Korsel untuk dijadikan slogan resmi pemerintah, "Tuhan tidak mengubah keadaan Korea Selatan, sampai rakyat Korea yang mengubah keadaannya sendiri." Padahal hanya satu ayat tapi luar biasa hasilnya sekarang.

Kemudian dia menggiring visi menuju tekad, dengan menekankan kejadian penting dalam ranah politik negeri ini:

  • Pendiri Republik ini adalah anak muda, hanya saja pemuda yang memulai dan melaksanakan reformasi tidak memimpin reformasi.
  • Dalam politik indonesia belakangan, parpol tidak tawarkan sesuatu yang baru bagi masyarakat, sehingga Suharto bisa naik kembali menjadi presiden Indonesia yang paling dicintai rakyatnya di antara presiden-presiden republik ini yang pernah ada. Kami menyebut masa ini sebagai kepemimpinan nasional yang disconnecting dengan bangsanya sendiri. Maka kami tegaskan, bahwa 20% ini bukanlah angka, tetapi simbol dari tekad.

Tidak lupa, Anis Matta pun meminta kader PKS untuk berpikir positif, me-reminder para kader dengan perjuangan Hasan al Banna ketika memulai dakwahnya di Mesir.

  • Saat itu Mesir masih dijajah Inggris. Imam Syahid mengawali dengan 7 sasaran dakwah, dan poin ke-7 adalah Ustadziyatul `alam. Sebuah cita-cita besar. Bangsa yang sedang dijajah ingin menjadi guru bagi peradaban manusia. Ini menghasilkan utopia, yang mana orang-orang bersahaja saat itu percaya bahwa hal ini bisa diwujudkan, meskipun tidak pada masa mereka.
  • Hampir seratus tahun kemudian, 80 tahun sekarang, Ikwanul Muslimin menjadi jama'ah yang legendaris karena cita-citanya jauh mendahului langkah kakinya. Karena orang itu dipimpin bukan oleh seorang al Banna, tetapi oleh ide-ide besar.

Masih kata Anis Matta,

  • Seorang guru pernah membawa mangkuk besar kemudian diisi batu-batu besar sambil bertanya pada murid-muridnya, "Apakah mangkuk ini sudah penuh?" "Sudah," jawab muridnya. Kemudian sang guru mengisi mangkuk itu dengan pasir, dan pasir itu memenuhi sela antara batu-batu besar, kemudian sang guru kembali bertanya, "Sudah penuhkah mangkuk ini?" Kali ini murid terpecah menjadi dua, ada yang bilang sudah, ada yang bilang belum, meskipun tidak tahu dimana belumnya. Kemudian guru itu menyiramkan air kedalam mangkuk, dan air itupun membasahi pasir dan memenuhi mangkuk itu sekali lagi.Kemudian guru itu mengambil mangkuk yang baru, dan diisinya dengan pasir, sejenak kemudian ia berkata, "Apakah mangkuk ini masih muat untuk batu2 besar ini?" Spontan para murid mengatakan, "Tidak."
  • Maka seperti itulah kepala kita, jika kita isi dengan hal-hal yang kecil, maka ia tidak akan pernah sanggup diisi oleh ide-ide besar. "Fikirkanlah ide-ide besar, maka hal yang kecil akan termuat dengan sendirinya."

PKS adalah simbol dari ide-ide besar dan kinerja-kinerja besar. PKS berani mengatakan:

  • Soekarno mampu memimpin bangsa ini 20 tahun. Kenapa? Karena legendaris, berfikir tidak seperti orang lain berfikir, Soekarno memikirkan revolusi.
  • Soeharto 32 tahun? Kenapa? Karena ide besar itu bernama pembangunan.
  • Kenapa para Presiden republik ini yang menjabat setelah reformasi hanya bertahan 12-16 bulan? Karena mereka berfikiran pendek dan tak ada "narasi besar" dalam fikiran mereka.
  • Penafsiran tunggal bahwa reformasi adalah antitesis dari orde baru adalah kesalahan. Orde Lama dan baru memiliki kekurangan, sebagaimana mereka juga memiliki kebaikan.
PKS adalah matchmaker karena PKS mensintesa kebaikan-kebaikan periode sebelum reformasi. Kita mensintesa demokrasi dan kesejahteraan. Demokrasi Orde Lama yang mengeliminsai kesejahteraan, dan kesejahteraan Orde Baru yang mengeliminasi demokrasi. Jika PKS bisa mewujudkan sintesa ini, maka :

PKS adalah Masa Depan.

Kenapa PKS masa depan, begini menurut Anis Matta:

  1. PKS menggabungkan Orde Lama yang adil tapi tidak makmur, dan Orde Baru yang sejahtera tetapi tidak demokratis. Maka nama partai ini dalah Partai Keadilan Sejahtera. Jika sekarang kita membuat program "PKS Mendengar," sudah saatnya kita memulai ujung dari program ini, yaitu "PKS Bicara"
  2. Kenapa reformasi jalan di tempat? Karena semua orang yang punya potensi tidak tahu dimana tempatnya. KPK anggarannya 78 M setahun, tapi uang yang dikembalikan ke pemerintah dari korupsi setahun 24 M. Kasus BI adalah uang 100 M, tetapi anggaran untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan menstabilkan pasar akibat skandal itu yang harus dikeluarkan BI adalah 5,5 M $. Padahal 100 M itu hanya 10 juta $ paling banyak. Ini cara membunuh nyamuk dengan meriam.
  3. Kita selalu menjadi yang pertama di tempat bencana, tapi sendirian di sana tidaklah cukup, kita harus menjadi unsur perekat yang membuat seluruh warga Indonesia peduli, itu baru cukup. Berkumpul tanpa dipimpin itu seperti kita hadir dalam sebuah dauroh, tempat sudah penuh, tapi tidak ada yang membuka dan memimpin acara, ada yang dikerjakan bersama, semua hanya datang dan berbicara di antara mereka tentang kebaikan dan kerja bersama. Perkumpulan tersebut adalah sia-sia.
  4. Maka matchmaker ini harus dibarengi dengan satu kemampuan lain, yaitu inovator. Inovator adalah berfikir lebih cepat. Fikiran kita mendahului langkah kita dan langkah orang lain, bahkan langkah semua orang di republik ini.
  5. PKS memiliki semua yang dibutuhkan masyarakat; massa besar, tertib, santun, militansi, visi misi, kesetiaan, ketaatan, semua. PKS akan menjadi inovator hingga nanti di republik ini masyarakat non-muslim akan mengatakan: "Perbedaan agama sudah tidak relevan sekarang," dan masyarakat Muslim akan mengatakan: "Memang andalah yang menampilkan wajah Islam dengan benar."

Di Afrika, semua rusa bangun di pagi hari dengan satu kesadaran, bahwa jika mereka tidak berlari lebih kencang dari singa, maka mereka akan mati dimakan. Di Afrika, semua singa bangun di pagi hari dengan satu kesadaran, bahwa jika mereka tidak berlari lebih cepat dari rusa, maka mereka akan mati kelaparan. Di Indonesia, semua petinggi partai lain bangun di pagi hari dengan satu kesadaran, bahwa jika mereka tidak berlari lebih cepat dari PKS, maka konstituen mereka akan habis, dan PKS akan menang di 2009.

Kita telah menyampaikan pesan pada mereka melalui ratusan pilkada di daerah, bahwa setiap kita menang, kita memperolehnya dengan sarana yang pas-pasan. Dan ketika mereka menang, mereka membayarnya dengan harga yang terlalu mahal. Pesan itu telah jelas di kepala mereka: "Pertarungan jangka panjang melawan PKS bukan suatu  pekerjaan yang mudah." Dalam keadaan miskin saja mereka harus setengah mati kalahkan kita".

Lalu bagaimana jika PKS tidak lolos ET?

" Maka saya menjawab, "Jika 1999 kemarin kita tidak lolos kemudian kita membentuk PKS, maka 2004 kami akan membentuk Partai Keadilan dan Sejahtera dan Kebahagiaan, dan jika  2009 kita masih tidak lolos juga, kami akan membentuk Partai  Keadilan dan Sejahtera dan Kebahagiaan dan Kehormatan."
******

Dikutip dari pernyataan M. Anis Matta (Ketua Tim Pemenangan Pemilu Nasional), dalam Sosialisasi PEMILU Wilda WIJAYA, di Patra Jasa Semarang, 17 Februari 2008.

Dan saat ini PKS benar-benar membuktikan, bahwa mereka inovator, berani serta cerdas. PKS tidak bergeming sekalipun digempur hujatan, mencuri 'pahlawan'......

Saya juga bingung, sejak saya SD KH. Ahmad Dahlan adalah pahlawan nasional tetapi setelah PKS mengangkat peran mereka kembali, tiba-tiba ada yang mengklaim bahwa mereka punya kelompok tertentu, bahkan ada wacana kepahlawanan mereka mau dipatenkan dan hanya kelompoknya saja yang boleh memakai nama besar mereka untuk tujuan politik.

Saya berterimakasih kepada PKS, gara-gara iklan mereka, saya jadi ingat menceritakan kisah perjuangan para pahlawan kepada anak saya, dan tidak lupa mengatakan:

"Biarpun kita pernah hidup sulit dan di kucilkan di jaman orde baru oleh masyarakat karena pandangan politik keluarga kita berbeda, tetapi memaafkan Soeharto adalah kewajiban kita..jangan dendam sekalipun separuh hidup eyang kalian adalah duka dan nestapa gara-gara Soeharto.."

 

(sumber-sumber kutipan: milis dan website resmi PKS)

Bookmark and Share

Tag/Label ritapunto, opini, pks, soeharto, politik
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
57 komentar pada warta ini
Selasa, 18-11-2008 14:05:29 oleh: Imam Hanafi

Mari kader PKS, Rapatkan Shaf.Buktikan yang muda Bisa...

Bosen ahhhh...klo capresnya 4L ( Lu lagi..Lu Lagi)





Selasa, 18-11-2008 17:15:25 oleh: Malik Kaffa

Skrng giliran PKS,
besok giliran Golkar,
lusa giliran PDI Perjuangan,
hari ke-3 diisi Demokrat,
hari ke-5 diisi PKB
hari ke-6 dilanjutin oleh PAN.


Ayo kawan,mari berkampanye di Wikimu.
Gratis tnpa perlu bagi2 kaos.




Selasa, 18-11-2008 21:57:18 oleh: ikhwan kunto alfarisi

partai-partai politik indonesia penuh dg poliTIKUS, jgn percaya mereka!!!!



Selasa, 18-11-2008 21:57:33 oleh: ikhwan kunto alfarisi

termasuk pks!



Selasa, 18-11-2008 22:05:03 oleh: Ritapunto

mas iwan, kemaren kok gak ikutan ke istana? katanya mau berkantor di istana? apa bisa masuk yah..jika gak punya parpol? hehehe..



Selasa, 18-11-2008 22:08:48 oleh: ikhwan kunto alfarisi

hahhahaa, maaf gak bisa dtg krn keluar kota.. aku sdh beritahu ke ikka kok..

mbak rita, pertanyaan nya:
"apakah negara ini milik parpol?"
hahahaha...





Selasa, 18-11-2008 23:25:48 oleh: Imam Hanafi

Mas ikhwan,ga selama nya POlitik itu banyak PoliTIKUS ( Meminjam istilah anda),negara ini ga mungkin ada dan membangun tanpa adanya Dunia Politik.Bahkan Pahlawan pun berpolitik Kok, Soekarno dengan PNI nya,KH Ahmad Dahlan Berpolitik lewat Muhammadiyah (walaupun bukan partai tapi mengambil peranan dalam politik indonesia).

Ga selama nya Politik itu kotor,Politik yang di dasari oleh keinginan berbuat adil dan mensejahterkan masyarakat yang PKS ingin tampilkan. Terbukti sampai saat ini Blom ada Anggota Dewan dari PKS terlibat korupsi, dan semoga tidak ada.




Rabu, 19-11-2008 19:30:52 oleh: dita

mbak rinta ini "ABG " ya ? alias anak baru ghiroh..

udah lah nggak usah terlalu fanatik dengan PKS karena sdh banyak orang2 yang dulunya militan dan berazzam untuk dakwah eh tahunya diperalat oleh partai ini.ujung2nya tujuannya dah mulai sirna..percayalah..

asal tahu saja si Bung Anis Matta ini gak smart-smart amat lho , dia aja pas pilpres merekomendasikan WIRANTO (jendral yg bermasalah ini ) untuk dicalonkan oleh PKS wah parah amat..





Rabu, 19-11-2008 20:18:08 oleh: Ritapunto

@Dita yang cantik:
saya ini ABG = Anak Bokap Gue.
Seorang anak, apalagi yg miskin kayak saya,bisanya cuma nulis, jadi apa yang bokap rasakan tentang PKS , itu yg saya tulis. Rasanya bokap sy gak merasa diperalat tuh, gak materi, gak juga tenaga.

kata bokap nih byk oknum yg lebih parah dr anis matta diluaran coy, lebih serakah, lebih korup.lebih bejat.

Bukan berarti sy ghirah buta yah. politik bukan agama buat saya, jadi kalo PKS gak amanah lagi..ya tinggalin aja. Gitu aja kok repot.wong kita bertahun-tahun jadi musuh ORBA, keluarga sy tetap eksis. Soeharto aja berani kita lawan, masa sih kita mau dibodohin PKS..

gitu loch Dita, btw, trims atas atensinya.




Rabu, 19-11-2008 20:43:58 oleh: dita

Barusan di TV debat soal iklan Soeharto -PKS.
hasilnya para petinggi PKS kalah telak dipercundangi .eh si Anis Matta ngomong " ini bentuk rekonsiliasi bangsa " disanggah oleh sejarawan Anhar gonggong, "kalau memang rekonsiliasi kok main tebang pilih, nggak semuanya dirangkul?

sudahlah PKS mendingan kamu jujur saja dengan niat yang diumpet2in , jadi yg lain mungkin bisa mahfum "this is politics,"

----------------
PKS KENA BATUNYA..




Rabu, 19-11-2008 21:28:34 oleh: Ritapunto

saya tdk ingin mendiskreditkan Parpol lainnya, sy kenal Anhar Gonggong tidak secara pribadi tp di kalangan org yg masuk dlm 'elit' politik pasti tau dia seperti apa, pro pada parpol mana,tp bukan itu kita membahas person to person khan?

"Politik adalah sistem, sebuah keniscayaan jika tidak ada parpol yg tdk punya siasat dlm berpolitik."

pagi2 semua parpol sudah ngotot mau ketua umumnya harus jd presiden. cuma PKS yg tdk sesumbar, ketua umumnya bukan "DEWA" yg hrs atau wajib diusung jd capres. Kalu PKS suaranya 20% baru mau mengusulkn capres dr kadernya sndiri. Tolong bahasa ini dipahami sbg bahasa publik yg arif.

klau smua parpol mau jadi presiden, apa iya tawaran rekonsiliasi akan menarik?
Terus kemana yah, jutaan org yg katanya benci soeharto, kenapa mahasiswa yg demo mengadili Soeharto justru "sepi" pendukungnya.Dita ikutan demo gak? jangan2 Dita termasuk yg melambaikan tangan dipinggir jalan saat soeharto akan dibawa ke Solo.

Saya gak habis pikir, salah PKS apa toh?
korupsi kah orang2nya? munafik,munafik yg mana? bejat kah , ketangkep basah kah sama KPK, ketangkep basahkah sedang berbuat mesum?ketangkep basahkan sedang berjudi?

Kalu ada satu kader terutama petinggi dan ALeg PKS spt diatas, tunjukkan datanya ke saya..kalu tdk ada..

buat apa Dita repot2 Kheqi dg PKS...gak nyoblos juga gpp kan, GOLPUT aja..beres kan?




Kamis, 20-11-2008 11:31:42 oleh: ikhwan kunto alfarisi

hahahahhaa, ada yg sensi nih yee? sudah lah, politik indonesia saat ini adlh politik yg msh keruh.. percaya deh!
mas imam, ada kok org pKs yg "oknum"

klo ada yg mau terlibat dg politik, lbh baik buang harta mu lbh bnyk dr yg lain (ke kaum dhuafa)




Kamis, 20-11-2008 13:04:38 oleh: Imam hanafi

Partai yang laen lebih parah,Ngakunya doang "Partai wong cilik" isinya koruptor, Tukang mesum, Jualan UU,Jualin aset negara.

InsyaAllah PKS akan tetap istiqomah menjadi partai Dakwah,Selama jadi partai yang bersih InsyaAllah saya dukung, tapi klo udah menyimpang kaya yang laennya....Emhhh..Saya akan sepakat dengan Krisdayanti " I'm Sorry , Good bye"




Kamis, 20-11-2008 13:25:50 oleh: Latif

yahhh.. di sini memang tempat kumpulnya orang-orang lebih banyak menggunakan isi kepalanya, bukan kepalan-nya, tapi coba di luaran sana ... mereka bisa berantem untuk soal-soal remeh .... he... he... nggak nyambung... asal tahu saja saya adalah kader PKS, saya dan banyak kader lainnya 24 jam bekerja, siang malam, menyambangi masyarakat, silaturohmi, direct selling, dan apapun itu pokoknya terus bersentuhan dengan masyarakat, kita tidak ikut berpolemik dengan iklan PKS yang lagi booming itu, yang ada dalam kepala saya dan teman-teman adalah semoga Allah berikan janji-Nya kalau tidak di dunia ya di akhirat nanti, kami tidak mengharapkan apapun dari selain-Nya.



Kamis, 20-11-2008 19:23:50 oleh: Dita

PKS memang lebih baik dari partai2 yg ada di Indonesia ( dalam hal track record kadernya )?ok saya akui itu.


Tapi hal yg membuat saya muak melihat partai ini ialah "kemunafikan atas nama agama "

perlu dicatat :
partai ini diawal berdirinya seolah oase bagi gerakan islam yg santun,inteletual,dan rapi serta sederet harapan untuk tegaknya keadilan dan kesejateraan dalam naungan syariah islam yang dibingkai oleh semangat keberagaman dan berbangsa.

karena saya seorang muslim saya secara naluriah mencintai platform partai ini yg berazaskan islam, maka tak heran selama kurun waktu 4 tahunan saya tergabung dalam barisan "dakwah"jamaah ini ,turun ke desa-desa melakukan aktivitas sosial keagamaan , ke sekolah-sekolah ,kampus2 dan mengadakan kajian , seminar dan lain2 yg tujuannya untuk pencitraan partai ini pada publik.

kini setelah banyak belajar, membaca dan mengamati dengan segenap "Hidayah "dan pencerahan saya putuskan keluar dari "khafilah ini ",dimana nurani saya tak bisa dibohongi , semangat keislaman perlahan mulai sirna , tujuan2 partai melebar tak peduli lagi kualitas kader tapi kuantitas kader, maka tak heran didaerah2 banyak terjadi keributan soal urut caleg PKS karena kualitas dan pehaman kader tdh tujuan partai semula yakni mencari keridhoaan Allah SWT.
saya mungkin Subjektif dalam masalah ini karena hati saya merasa "dikhianati"tapi tengoklah sejumlah fakta perkembangan terkini dari Partai ISLAM yang memiliki jaringan Internasional -Ikhwanul Muslim yg tersebar dipuluhan negara.

1.PKS mengkhianati platform partai diawal berdiri, ideologi sich islam, massa pendukung sich muslim fanatik dan militan tapi tak mengakomodir kepentingan ummat islam lebih condong pada bagaimana caranya partai ini bisa memperoleh suara sebanyak-banyaknya dengan merekrut aleg dan non muslim ( nasrani,hindu,dll)
NB : kalau memang ingin menjadi partai terbuka , PKS harus mecopot status ideologi islamnya, ganti saja dengan




Kamis, 20-11-2008 19:40:50 oleh: Dita

(sambungan)
ganti saja ideologinya , jangan hanya memanfaatkan suara ummat islam.
2.Petinggi PKS melakukan tindakan yg tidak populis seperti : melakukan praktek POLIGAMI , tercatat Tifatul sembiring, Anis Matta, memiliki dua istri ( uhui asyik nih)belum lagi didaerah2, sehingga tak heran pada awal tahun 2008 dulu salah seorang Tokoh inti PKS mengeluarkan buku "Bahagiakan diri dengan satu istri" buku ini mengkritisi para kader yg sudah atau akan berpoligami .
yang teranyar Tifatul Sembiring seolah ridho dengan tindakan "pedofilia"syeikh puji yg mengawini anak umur 12 tahun.Tifatul menyatakan bahwa tindakan syeih puji itu benar dan merupakan haknya dan tidak boleh menghina ulama ( wuih emangnya tindakan syeih puji itu terpuji ? hah ini jelas cara baru orang PKS bersikap seolah2 toleran terhdap keganjilan di negeri ini apalagi tujuannya kalau bukan meraih suara dan simpati sebesar2nya )
3.PKS-nisasi dan rebutan proyek
tak dipungkiri lagi PKS mulai meraih tempat strategis dinegeri ini dimana anggotanya bercokol maka sebagian staffnya diisi oleh orang2 PKS tengok saja di Departemen Pertanian, Dep.Pemuda & Olahraga, Pemprov Jawa Barat.
katanya islam, bersih & peduli, anti KKN tapi mereka malah mempraktekkannya !
Z38QC
4.(bersambung dilain waktu)


--------------
teruntuk orang tua agar mengawasi putra-putri mereka dalam kegiatan keagamaan dilingkungan sekolah, kampus , musholla dan lain2.PKS sangat pandai meramu cara agar seseorang secara tidak sadar masuk dalam barisan partai ini, melalui pengajian2,mentoring 2 diawal-awal memang lebih banyak mengupas soal agama tapi jika sudah berjalan agak lama dan si "korban" sudah merasa ada keterikatan dan ketergantungan" mulailah si anak di doktrin dengan dogma -dogma politik ala PKS nan halus namun menggigit..waspadalah

--
ALLAHU AKBAR..!!




Jumat, 21-11-2008 13:13:23 oleh: jahen

ojolali ya pesan mbak Dita :)



Jumat, 21-11-2008 14:06:02 oleh: Ritapunto

haloo..petinggi PKS
ada yg mrasa tertipu nih dg PKS.
tolong di bantu yah, diobati sakit hatinya..

mungkin kader PKS lebih baik, SELINGKUH atau bikin video mesum saja kayak kader PARPOL lainnya daripada POLIGAMI. gitu ya Mba DIta?

anyway, saran & keluhan mba Dita, akan saya sampaikan pd kader PKS..dan maaf kebetulan sy bukan kader sekedar anaknya kader.o'ya gimana kalo mb Dita share aj dimilis PKS, insyaallh suaranya lebih didengar.




Jumat, 21-11-2008 14:06:49 oleh: dita@

yah... tiap masa ada "tokoh" nya, kulli marhalatin rijaluhum, tiap tahapan da'wah ada saja yang kemudian terpental, berhenti, atau sibuk dengan urusan yang ada didalam dirinya, tanpa tahu harus kemana... sementara gerbong besar da'wah ini terus menderu menuju cita-cita yang entah sampai kapan bukan urusan kita, karena sejatinya kitalah yang butuh mereka.
da'wah ini tidak butuh kita, ada atau tidak ada kita da'wah akan tetap berjalan terus.. sesuai dengan agenda-Nya.
Rahasia-Nya pula yang tetap memilih orang untuk tetap istiqomah .... apapun itu omongan orang, kalau pun toh ternyata kita menjadi panas dan gerah dengan ikut gerbong ini, itulah bagian dari rahasia-Nya. Allahu a'lam

----------
hmmm ... forget it, don't think hardly




Jumat, 21-11-2008 15:05:27 oleh: Dita

NB : yang barusan nulis atas nama dita@ ( itu bukan saya ) aslinya cukup Dita.

--------------------

yah... tiap masa ada "tokoh" nya, kulli marhalatin rijaluhum, tiap tahapan da'wah ada saja yang kemudian terpental, berhenti, atau sibuk dengan urusan yang ada didalam dirinya, tanpa tahu harus kemana... sementara gerbong besar da'wah ini terus menderu menuju cita-cita yang entah sampai kapan bukan urusan kita, karena sejatinya kitalah yang butuh mereka.
da'wah ini tidak butuh kita, ada atau tidak ada kita da'wah akan tetap berjalan terus.. sesuai dengan agenda-Nya.
Rahasia-Nya pula yang tetap memilih orang untuk tetap istiqomah .... apapun itu omongan orang, kalau pun toh ternyata kita menjadi panas dan gerah dengan ikut gerbong ini, itulah bagian dari rahasia-Nya. Allahu a'lam

----------
hmmm ... forget it, don't think hardly




=============================================
(tanggapan )

weleh..weleh..ini ucapan standar yg dilontarkan ketika ada "pembelot" yang keluar atau mau keluar dari PKS
-kita yang butuh dakwah
-kelak akan didatangkan suatu kaum yg lebih kuat dari kamu ...( Hadist)

ehm..ehm..ehm..yang sampeyan perjuangkan itu bukanlah Al-Islam melainkan "SEKTE HIZBIYYAH" yang royal pada partai/golongan/kelompoknya..!!!!

lihatlah kondidi umat islam sekarang layaknya seperti buih dilautan (terombang-ambing dalam klan-klan kecil)masing-masing memuja golongannya masing2 secara berlebihan..
ini akibat praktek HIZBIYYAH yang dijalani oleh PKS yang ikut sumbangsih memecah belah ummat islam




Jumat, 21-11-2008 19:23:49 oleh: retnani

Yang lucu waktu pilkada DKI PKS itu mencalonkan Adang Darajatun yng bukan kader PKS. Kenapa? Karena istri pak Adang itu, Ibu Unun Darajatun, adalah pengusaha sukses. Tahu ga komentar pak Adang waktu kalah dari Fauzi Bowo? "Saya sudah habis milyaran buat ngikutin maunya PKS karena janjinya saya pasti menang eh ga tahunya saya cuma diperas".
Apa ga ada kader PKS yg lebih baik? Kenapa ga cek dulu kalo mau calonin orang? Waktu pak Adang jadi Kapolda (lupa apa jabatan persisnya) di Lampung, dia yang gusur ratusan petani karena jadi beking pengusaha yg mau bikin pusat perbelanjaan. Aneh PKS, cuma pengen duit ibu Unun aja mau ngorbanin ideologi. Dimana bersihnya PKS?
SIlakan tanya tukang parkir depan DPRD, semua tahu kayak apa korupnya Dani Anwar, yg org PKS & dipasang utk jadi wakilnya pak Adang.
Kemana sekarang Adang & Dani? Mana mau PKS peduli? yg penting udah diporotin habis2an..buang deh.. Hiiiiyyyy..Kayak gitu ngaku bersih.. Oalah PKS mending tobat aja deh yg banyak daripada diazab karena jualan agama!




Minggu, 23-11-2008 08:42:30 oleh: ikhwan kunto alfarisi

saya takmau buka aib pKs dsini, saya hanya mau katakan: "tak ada partai di indonesia saat ini yang tidak munafik, oleh krn itu janganlah kalian pilih partai saat ini krn akan ada suatu masa dimana pemimpin dan yang dipimpin akan saling menyalahkan"



Minggu, 23-11-2008 09:19:59 oleh: ritapunto

menggunakan hak pilih atau GOLPUT adalah ASASI tiap warga negara. Tapi, saya kok kurang sreg dg ajakan mas ikhwan

"janganlah kalian pilih partai saat ini krn akan ada suatu masa dimana pemimpin dan yang dipimpin akan saling menyalahkan"

maksutnya apa ya? mari bermain logika, jika seluruh rakyat Indonesia GOLPUT, lalu siapa yg akan memimpin negeri? taruhlah kelompok golput ini menang,, lalu bagimana caranya anda memilih pemimpin? bagaimana caranya anda mengkonsolidasikan beragam kepentingan?

kalau golput, tidak memiliki mekanisme dlm berbangsa dan bernegara,saya pikir,,,INDONESIA BUBAR saja, (karena orang-orang golput tidak memiliki solusi juga)

1. yg golput silakan bikin negara sendiri aturannya, pakai saja teori "NOL"

2. Yg punya PARPOL silakan bikin negara sendiri, aturannya pakai saja AD/ART PARPOL nya sendiri.

Beres kan...??

bukannya munafik, negara buat saya adalah apapun parpol yg bisa memberikan sy kebebasan dalam ,manjalani keyakinan sy sebagai muslim yang hanya mengakui nabi Muhammad saw, sebagai nabi akhir jaman tanpa intevensi..itu yg saya akan coblos,

kalo golput mampu memberi kepastian, saya pasti golput. MAMPUKAH?




Minggu, 23-11-2008 09:54:29 oleh: Yunus Bani Sadar

Seru...seru...perdebatan ini memang sangat menarik...terutama artikel Mbak Rita sepertinya berhasil memancing keluar berbagai argumen yang selama ini ada di belakang...

saya pribadi termasuk orang yang "munafik"...dulu waktu masih kuliah, saya punya 2 kelompok teman. Pertama, anak2 KAMMI yang ternyata sekarang banyak yang jadi kader PKS.
Kedua, anak-anak anti-KAMMI yang sekarang ternyata banyak yang jadi pegawai di perusahaan swasta...

Tiap ke Mushola, saya sering berdebat dengan teman-teman KAMMI dengan saya menempatkan diri sebagai seorang "kafir" : Kenapa seorang ikhwan (bukan Mas Ikhwan lho..hehehehe) tidak boleh menatap mata seorang Ukhti ?
Kenapa klo rapat selalu dipisahkan oleh Hijab? dan kenapa-kenapa yang lain...

Di kantin kampus, saya sering berdebat dengan teman-teman Anti-KAMMI dengan saya menempatkan diri sebagai seorang "pendakwah" : Kenapa harus menghujat mereka, sementara kebenaran itu bukan milik manusia, tapi milik Allah? kenapa harus mencibir cara berpakaian mereka, jika yang mereka lakukan adalah menutup aurat dan mencegah terjadinya peningkatan libido akibat mata terlalu sering rekreasi menyusuri lekuk tubuh tanpa busana? dan kenapa-kenapa lainnya...

Hasilnya : Saya menjadi semakin kaya akan sudut pandang terhadap suatu isu...

Dan untuk menanggapi artikel mbak Ritapunto yang fenomenal ini, saya cuma bisa berkata : that's what Anis Matta think, not what i think..
berbeda adalah sebuah kewajaran sejak manusia diciptakan, namun menolak perbedaan adalah sebuah kejahatan terhadap hakikat dasar hidup...
biarlah Anis Matta berkata PKS adalah masa depan, bagi saya PKS akan menjadi masa depan jika dia mampu bertahan hingga di masa depan...:)

hehehehe...




Minggu, 23-11-2008 12:34:15 oleh: fathullah

betul sekali analogi mbak rintapunto,jika kita golput siapa yg akan terpilih ? negara ini adalah negara demokrasi melalui medium pemilu kita memilih calon pemimpin bangsa dan sampai saat ini belum ada mekanisme cara lainnya ( sistem keturunan, dll) karena Indonesia bukan negara dgn sisitem kerajaan atau kesultanan.
Namun perlu dicatat terutama PKS yg mentasbihkan diri sebagai Partai Dakwah sehingga seolah2 suara Partai adalah suara Dakwah atau Suara kebenaran.karena terlalu berat menyandang Partai Dakwah sementara tidak selalu adanya jaminan bahwa tindak-tanduk "kelompoknya"adalah representasi kebenaran.mengingat ini adalah politik yg sarat akan intrik,persaingan, ambisi dan sederet sifat buruk keturunan homo homini lupus ini.
jadi hemat saya ,berpolitik tidak ada larangan namun dengan menggandeng dogma agama yg dibalut dalil-dalil naqli dan aqliyah demi kepentingan golongan /kelompok semata adalah tidak terpuji ini merevisi nilai-nilai ukhuwah islamiyah dalam ajaran al-islam.




Minggu, 23-11-2008 13:07:00 oleh: ikhwan kunto alfarisi

jika kita takbisa berjuang dg tangan sendiri, maka kekuatan Tuhan lah yg akan bertindak..



Minggu, 23-11-2008 13:26:08 oleh: silvia

@ mas ikhwan kunto
maksudnya apa mas, saya belum ngeh nih hahaha
tulisan anda puitis banget :)




Minggu, 23-11-2008 13:29:40 oleh: sutrisno

cape dech...



Minggu, 23-11-2008 21:14:32 oleh: ikhwan kunto alfarisi

kita berjuang aja lgsg ke masyarakat, utk urusan politik yg kotor mah urusan Tuhan aja yg memberikan azab.. jgn sampai kita kena azab krn mendukung dan mengelu-elukan parpol/politikus/pemimpin yg busuk!!



Minggu, 23-11-2008 22:39:42 oleh: Duto Sri Cahyono

Walah partai ya partai. PKS mau bikin stream sendiri? Kalah-lah sama mainsteam yang sudah ada duluan. Kalau kita memandang satu persatu individu di dalam sebuah partai, bisa jadi memang ada yang menonjol bak mutiara. Tetapi, tidak kurang-kurang yang terlihat bak kura-kura.
Sudahlah Mbak Rita jangan kepencut sama partai. Bikin saja kelompok kepentingan melalui network via blog macam wikimu ini. Saya dukung deh kalau mau nyapres...
Ok?





Minggu, 23-11-2008 23:35:44 oleh: jebulle

Hayoo maju terus bung anis mata dengan argumen rekonsiliasinya(pks terhadap cendana).Itu hak anda.itu hak pks.sah sah saja itu dalam politik.
yang penting dapat suara lebih banyak dari pengagum suharto & bisa menempatkan anda sebagai caleg dari pks.
apalagi banyak kader anda loyal terhadap simbol pks.
don't worry be happy,mr.anis.
saya mengerti.




Senin, 24-11-2008 15:34:40 oleh: ikhwan kunto alfarisi

majulah caleg pKs yg non-muslim, ayo kamu bisa!!!!!
:))




Kamis, 27-11-2008 15:37:58 oleh: Lie Tjie Pouw

Numpang tanya,

apakah seorang non muslim di negri ini sudah boleh menjadi presiden?

apakah kalangan muslim di negri ini sudah bisa menerima pemimpin yang non muslim?

salam
tjie pouw




Kamis, 27-11-2008 16:16:11 oleh: Sandhy ED

@Tjie Pouw
Pertanyaan yang sama tolong diajukan pada negara yang mayoritas penduduknya Kristen, Hindu, Budha, atau agama lain....(ex AS, India, Thailand, dll)
Apakah mereka menerima kalau pemimpinnya adalah seseorang yang mempunyai agama berbeda dari agama yang dianut oleh mayoritas penduduknya??




Kamis, 27-11-2008 16:35:24 oleh: Lie Tjie Pouw

@Sandhy ED,

Kenapa tindakan kita selalu harus mengacu kepada apa yang dilakukan bangsa lain? bangsa lain silakan melakukan hal-hal tersebut, kita sebagai bangsa yang berdaulat tidak perlu ikut-ikutan seperti itu, bisa kah?

dan berhubung saya tidak tinggal dinegara-negara yang anda sebutkan tersebut, maka terus terang saya tidak begitu peduli terhadap apa yang mereka lakukan.

Inti pertanyaan saya adalah, apakah di UUD masih tertera bahwa presiden indonesia harus beragama islam?

salam
tjie pouw




Kamis, 27-11-2008 16:47:06 oleh: Sandhy ED

UUD tidak pernah menyatakan bahwa presiden di Republik Indonesia ini harus beragama Islam.

Tapi sebagai masyarakat yang hidup di negara yang sangat majemuk, saya cuma mencoba memberi gambaran kepada anda dengan memberi contoh apa yang terjadi di negara-negara lain.

Dimanapun anda berada selama masih berada di planet bumi dan berhubungan dengan manusia, keadaan yang seperti saya gambarkan itu akan terjadi...

Jadi suka tidak suka, sampai saat ini, dimanapun di dunia ini, itu yang harus terjadi..., minoritas harus mengalah pada mayoritas...

(AS yang katanya menjunjung tinggi HAM aja baru sekarang bisa menerima seorang kulit hitam untuk menjadi presidennya...., kira2 klu calon presidennya keturunan Arab ada yang mau milih gak ya...??)




Kamis, 27-11-2008 16:57:52 oleh: Lie Tjie Pouw

@Sandhy ED

Kita mungkin melihat realita seperti itu sekarang ini, tapi bukan tidak mungkin dimasa yang tidak jauh kedepan akan ada sebuah bangsa yang bisa menerima pemimpin dari kelompok minoritas, karena orang tersebut memang mempunyai potensi yang luar biasa untuk memimpin

Apakah indonesia akan juga mengubah sikapnya dan juga bisa menerima pemimpin dari kelompok minoritas?

Apakah kita akan memutuskan untuk menentukan sendiri sikap kita atau harus selalu mengacu kepada apa yang dilakukan bangsa lain?

salam
tjie pouw




Kamis, 27-11-2008 17:13:04 oleh: Sandhy ED

@Tjie Pouw
Semoga masa itu bisa segera datang..., dimana dunia dan semua isinya bisa melihat semua perbedaan dengan kepala yang lebih jernih...dan akhirnya sepakat tentang suatu kebenaran yang universal ^_^ (walaupun dalam hati tetep bertanya..., "mungkinkah??")

Aku pribadi capek hidup dengan semua prasangka yang terjadi di dunia ini....(tapi sampe saat ini blum ada tempat hidup lain yang aku tahu, kecuali di dunia yang ini.. ^_^)

Salam




Kamis, 27-11-2008 18:28:47 oleh: ikhwan kunto alfarisi

masyarakat akan semakin cerdas dalam memilih pemimpin dan wakil rakyat, biarlah rakyat yg membuktikan...rakyat butuh pemimpin dan wakil rakyat yang bisa membuat negeri ini menjadi lebih baik..

(apakah saya membahas pemimpin berdasarkan suku, ras, agama dll?)




Kamis, 27-11-2008 19:10:27 oleh: Lie Tjie Pouw

@Sandhy ED

amin, setuju, saat ini memang belum memungkinkan seorang non-muslim menjadi pemimpin di negri ini. tapi itu bisa dan saya yakin akan terjadi.

beberapa tahun yang lalu ada film hollywood yang berjudul "Deep Impact" di film tersebut Morgan Freeman (seorang afro-amerika) berlakon sebagai presiden amerika. pada waktu itu saya berfikir, untuk saat ini masih tidak mungkin hal tersebut terjadi, tapi akan terjadi, tapi mungkin saya tidak akan mengalaminya. tapi kejutan besar terjadi di tahun ini, ternyata seorang afro-amerika bisa menjadi presiden amerika.

apa yang dibutuhkan untuk memungkinkan itu di negri ini? (seorang minoritas menjadi pemimpin negri ini?), bisa butuh bertahun-tahun mendiskusikannya, makanya saya tidak akan memulainya.

@ikhwan Kunto Alfarisi, Pp

saya cuma bertanya-tanya, kalau non-muslim tidak mungkin menjadi pemimpin negri ini, paling tidak untuk saat ini, lalu untuk apa PKS mencoba juga merekrut kader dari golongan non-muslim?

salam
tjie pouw




Kamis, 27-11-2008 20:45:47 oleh: ritapunto

"jika kita tak bisa berjuang dg tangan sendiri, maka kekuatan Tuhan lah yg akan bertindak.."

@mas Ikhwan: serem akhhhh..
sbenarny sy menghargai pendapat dan keinginan mas ikhlwan ini. tau gak, waktu ORBA saya sekeluarga GOLPUT, baru nyoblos di pemilu 2004..coba bayangkan? tapi sy gak mengajak org lain untuk GOLPUT..mau tau kenapa?? sekalipun sy GOLPUT..sya tetap berharap Indonesia memiliki pemimpin dg cara dipilih scr demokrasi, apalah namanya demokrasi itu, yg penting rakyatnya mencintai pemimpin ini...kalau saya gak suka dg pemimpin ini, sy diam saja..kalu mrk represif thdp sy akan LAWAn, tp kalu mrk tdk zhalim ya sy diam saja..krn POLITIK hanya urusan DUNIA..

@YUNUS: saya ini penulis lepas, tidak ada yg membayar..artikel yg saya tulis bisa berganti sesuka hati saya,kecuali masalah lingkungan hidup, artikel yg HOT (tapi bukan rasis) adalah hiburan saya dan jujur sy suka semua SINGA wikimu mengaummmm..hehehehe..wikimu jadi bergeliat..





Kamis, 27-11-2008 21:13:27 oleh: Sandhy.ED

@Tjie Pouw
Mungkin harapan anda bahwa suatu saat negeri ini bisa dipimpin oleh seorang non muslim sama seperti harapan saya bahwa suatu saat AS bisa dipimpin oleh seorang muslim... ^_^

Salam




Kamis, 27-11-2008 21:46:13 oleh: ritapunto

@mb Sandhy: lama tidak beredar...hehehe, harapan kita idem to..

@Tjie Pouw: PKS adalah parpol, jika sebuah parpol mengklaim dirinya indonesiana..sy pikir gak ada yg aneh kemudian PKS menjadi terbuka. hanya saja setahu sy, untuk menjadi Caleg misalnya dr PKS ini, kandidat minimal menghapal Qur'an 5 juz, dan di usulkan oleh ranting, jadi jika ada non muslim menjadi caleg dr PKS, mungkin akan ada kontrak politik yg mengikat, dan PKS tetap solid..krn suara ranting kuat, PKS bukan partai yg mengkulutuskan pemimpinnya. Nah, dont worry yah...siapa tau beneran emang ada? dan bisakah PDS melakukannya..hehehe just compare..




Kamis, 27-11-2008 22:26:51 oleh: roodee

Revisi atw Ralat....
Dalam komentar ini Mbak Ritapunto mengaku Bokapnya 'penggemar' ataw 'simpatisan' PKS, dan mengemukakan apa yang dirasakan Bokapnya tentang PKS, yg menurut Bokapnya PKS lumayan baek.
.......
Trus pada komentar di berita hasil penelitian PPIM tentang Pluralisme, Mbak Ritapunto menyatakan jika ingin melihat bagaimana pluralisme dimasyarakat tumbuh dan berkembang dg ketulusan, maka beliau mengajak MAIN LAH ke RUMAHnya, maka kita akan menemui..."ada bapak saya yg kristen protestan,ada sepupu sy yg katolik, ada adik sy yg ateis,ada keluarga sy yg budha, ada mertua sy yg kejawen dan ada saya yg konservatif...kita bisa jd keluarg besar yg harmonis tanpa pernah menyinggung perasaan satu sama lain dengan bungkus "PLURALISME".kita adalah Indonesia kecil.
......
Wah hebat betul keluarga Mbak Ritapunto, Bokapnya yg protestan saja bisa menjadi kader PKS, dan betul-betul PKS sudah sangat inklusif dan terbuka yaaa...! Luar biasa, wajar jika Mbak Rita menyitir pendapat Anis Matta bahwa PKS adalah Masa Depan! Salut dech klo ini beneran!




Jumat, 28-11-2008 09:50:21 oleh: Lie Tjie Pouw

apakah bangsa ini tidak bisa bertindak tanpa harus membandingkan dulu apa yang dilakukan orang lain? sudah tidak punya kepribadiankah bangsa ini, kepribadian yang bisa menjadi landasan dalam hal memilih apa yang akan, ingin dan sebaiknya dilakukan terlepas apapun yang dilakukan orang lain. sampai-sampai ketika harus memberikan argumentasi mengenai keputusan, selalu harus bilang dulu "di Amerika sana ....", bahkan tidak jarang pejabat-pejabat negri ini melakukan hal yang sama.

konon kita harus memilah-milah unsur-unsur asing yang masuk ke indonesia, kita harus memilah-milah mana yang positiv mana yang negativ, koq kalau di amerika sana masih diskriminatif, kenapa kita justru mencontoh perlakuan diskriminatif tersebut? (saya asumsikan kita semua setuju bahwa diskriminasi itu tidak baik).

mbak Rita,
dasar pemikiran dari pertanyaan mengenai kader non-muslim di PKS adalah: kalau memang warga non-muslim tidak bisa menjadi pemimpin, untuk apa PKS merekrut mereka? apakah mottonya seperti ini:
"ayo pilih PKS, dukung PKS, menangkan PKS di 2009" tapi ketika mereka ingin menjadi pemimpin, "eits, tunggu dulu, maaf, belum jamannya bung".

bukankah seharusnya semua kader mempunyai kesempatan yang sama terlepas dari agamanya? Kalau gitu apa fungsinya kader non-muslim di PKS?

Salam
Tjie pouw




Jumat, 28-11-2008 21:33:28 oleh: ritapunto

saya punya dua bapak, coba deh telusuri riwayat hidup saya dalam tulisan2 saya,sengaja saya umbar. kali aja besok saya ngetop..gak ada yg saya tutupi ttg profil saya ini..hehehe

Bapak kandung saya madura berdarah mongol, satu keluarga yg muslim lainnya katolik dan hindu.

bapak tiri (kan bapak juga toh?) asal Salatiga,kristen protestan, suami sy baru saja muslim menuju kaffa' sebelumnya muslim sekuler, kalo natal saya ini lebih repot, khususnya nyari duitnya harus lebih giat lagi, krn bapak sy kan natalan dan mengundang keluarga besar ke rumahnya.

kedua bapak ini sering banget ketemu, krn ada ponakan sy yg tinggal dgn bapak tiri ini, lalu tiap weeknd dia menginap di bapak kandung sy. mrk di panggil Nkung yaitu nkung AA dan nkung Te YA
asyikk kan keluarga saya?

o'ya dg bpk tiri, tdk pernah sekalipun kami berdebat ttg agama apalgi pluralisme, krn kita memahami perbedaan tanpa perlu berkoar-koar. sy lebih memahami injil ketimbang dirinya, krn sy belajar kristologi dan melahap habis buku2 ABu DEEDAT, sy jg m'pelajari bait2 DEVOSI agama katolik

@LIE: saat ini belum ada kader yg non muslim, jadi simpan dulu pertanyaan anda

@roode: ingat saya bukan kader lho!! sejak PKS berdiri sy ada di graas root, sy tdk memiliki kartu identitas kader, tapi saya adalah "penyokong" parpol yg visi dan misinya sejalan dg saya tanpa perlu jd kader.

makanya sy ditawari jadi CALEG dari partai lain tapi sekalipun sy mampu membeli nomor urut caleg, sy OGAH, kalo sy ALEG misalnya, mana bisa saya sebebas ini berdebat dg kalian..setiap ucapan saya nantinya ada implikasinya padahal sy paling suka ngomong blak-blak an..saya adalah saya. di kira radikal monggo ae, di anggap teroris silakan saja, yg pasti temen sy buanyakkkk...dari semua kalangan dan lintas agama.

thanks sudah aktif di koment di artikel ini




Jumat, 28-11-2008 21:49:49 oleh: roodee

Inilah senengnya berdebat dengan orang2 di forum ini, terbuka, mencerahkan, bebas, mesti berbeda pandangan, faham dan bahkan mungkin ideologi!
Saya teringat cerita perdebatan Natsir dan DN. Aidit, mereka berdebat luar biasa di sidang Konstituante, tak tanggung2, yang diperdebatkan adalah masalah dasar negara. Perbedaan ideologinyapun sangat tajam, karena yang berdebat adalah antara dedengkot Islam Nasionalis dan dedengkot Komunis Nasionalis. Malah saya membayangkan mungkin sampai tegang urat leher mereka berdebat.
Tapi pasca sidang selesai, dengan santun Aidit yang jauh lebih muda, Putra Belitong yang semasa kecil dan remaja dalam asuhan Islam juga, mendatangi Natsir dan menyapa "apa kabar Ummi...Buya?" antas minum kopi bersama.
Sungguh keteladanan kenegarawanan yang luar biasa, yang tersirat dari perdebatan yang bukan saja ideologis tapi juga intelek...dari dua tokoh Bangsa yang kerap tak diakui oleh Bangsa yang mereka perjuangkan!
Salut bwt Mbak Rita...!




Sabtu, 29-11-2008 13:57:10 oleh: ikhwan kunto alfarisi

islam tdk mengajarkan sekuler dan pluralisme..

utk mslh caleg non muslim di pKs / caleg muslim di parpol non islam, saya hanya mau bicara lgsg dg mbak ritapunto (tdk di forum ini)..

spt hal nya dlm permainan sepakbola:
1. apakah pemain sepakbola berdasarkan suku agama, ras, adat? (jwbn: tidak)

2. apakah yg dibutuhkan pd pemain sepakbola/pelatih sepakbola? (jwbn: skill, kerjasama tim, mental dll)

3. apakah pemimpin negeri membutuhkan syarat ras/agama/suku? (jwbn: tidak)

4. apakah pemimpin negeri ini membutuhkan syarat skill/kerjasama tim/mental dll? (jwbn: iya)




Sabtu, 29-11-2008 16:55:23 oleh: Lie Tjie Pouw

Menurut saya pertanyaan saya itu tetap relevan, terlepas apakah di PKS sudah ada kader non-muslim atau belum, karena sewaktu pengurus PKS memutuskan untuk juga merekrut kader dari kalangan non-muslim, mestinya didalam benak mereka sudah ada maksud dan tujuan yang melandasi keputusan tersebut. Jadi kalau ada yang bertanya "apa fungsinya kader non-muslim di PKS?" seharusnya sudah langsung bisa dijawab, tanpa harus merumuskan jawabannya terlebih dahulu.

Saya cuma berusaha mengerti benang kusut logika perpolitikan negri ini, tanpa bermaksud untuk mendiskreditkan pihak-pihak tertentu.

salam
tjie pouw




Sabtu, 29-11-2008 20:31:34 oleh: ritapunto

@ ikhwan: ya..lah..mending kita ketemuan sambil teleran..hehehe, kemarin ku tunggu di istana sampeyan gak nongol.

@: saya ini bukan kader, pertanyaan anda bukan wewenang sy untuk menjawabnya, krn pertanyaan sepenting itu jawabannya pun bukan asal ASBUN kan? tp sy haqqul yakin non muslim akan aman jika PKS berkuasa, selama sy berinteraksi dg mrk, tdk mendengar PKS memusushi non muslim, krn di daerah kampung sawah pondok gede, kampung komunitas non muslim PKS dapet suara cukup bagus. tp entahlah dg pengalaman temans lainnya thdp PKS..

wallahu alam bishowab, semua serahkan pd hati nurani saja, Golput kah? PKS kah? atau status quo saja ambil amannya..manfaatkan "pesta" dunia ini, krn bisa jadi kita tdk bertemu lg di tahun berikutnya dg ajang ini, ajang yg bergengsi krn sbg mahluk sosial kita di tuntut untuk berpikir rasional, keputusan kita tidak hanya untuk diri sendiri tp suara kita berimbas pada orang lain..

salam dan senang berdiskusi dengan anda




Minggu, 30-11-2008 06:28:53 oleh: Lie Tjie Pouw

mbak Rita,

Setuju, memang yang bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah PKS sendiri, karena merekalah yang paling mengetahui maksud tujuannya.
Tapi sehubungan dengan artikel ini dengan judul "PKS adalah masa depan", masa depan yang saya bayangkan adalah dimana masyarakat yang bisa hidup berdampingan tanpa memandang suku, agama, ras dan mungkin ditambah gender. Karena inilah kecenderungan yang terjadi didalam sejarah umat manusia di planet ini sejak jaman Adam dan Hawa. Maka dari itu, kalau justru dimasa depan salah satu komponen tersebut bisa menjadi "ganjalan" untuk seseorang dalam hal apapun, maka itu bukan lagi masa depan, tapi justru mundur jauh kebelakang.

salam
tjie pouw




Rabu, 03-12-2008 09:46:30 oleh: ikhwan kunto alfarisi

saya mau mendirikan partai, partai Hip-Hop..
dengan hip-hop, kita tdk memikirkan masalah SARA

semua bisa bersatu dg Hip-Hop, semua membangun, semua bersuka-cita tanpa batas, semua sejahtera, semua bersuka-ria

hahahahaha...




Kamis, 11-12-2008 11:37:36 oleh: sutara

eksistensi ( baik itu tokoh perorangan, lembaga ( parpol, LSM bahkan negara sekalipun ) ditentukan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan.

" Allah SWT menciptakan kehidupan dan kematian untuk melihat siapa yang terbaik amalnya..."

' Yang terbaik dianta kalian adalah yang paling bermanfaat untuk sesananya...."




Selasa, 16-12-2008 12:03:58 oleh: Jundi

Bismillah,
ada Blog keren nih, membahas tentang pergerakan Islam di Indonesia, salah satunya juga Blog ini membahas tentang PKS dari mulai didirikan sampai tahun 2000 an, mungkin juga masih sama tuh sampai sekarang pola pergerakannya.

Silahkan antum semua bisa mengambil alamat blog di bawah ini untuk dibuka:

http://madinahku.blogspot.com/2008/10/mengenal-sejarah-pks.html




Selasa, 14-04-2009 12:40:41 oleh: gin

Apa iya PKS harapan masa depan?



Senin, 07-06-2010 18:53:21 oleh: azam

tolong semua(termasuk saya)belajar fikh da`wah.. insya allah smua akan baik2..



Selasa, 01-03-2011 13:18:53 oleh: Ronggo Pe

bismillah,
dan tahun 2011, semua tambah berubah. Barangkali hanya keimanan yang menyelematkan muka PKS. Ups entah iman, entah taqlidula'ma




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY