Nury Nusdwinuringtyas

Banyak Keris di Rumahku

Selasa, 16-09-2008 15:33:47 oleh: Nury Nusdwinuringtyas
Kanal: Gaya Hidup

Banyak Keris di Rumahku

Dari Wikipedia, keris didefinisikan sebagai sejenis senjata tikam khas yang berasal dari Indonesia, atau mungkin lebih tepat Nusantara. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9. Kuat kemungkinannya bahwa keris telah digunakan sebelum masa tersebut. Selain digunakan sebagai senjata keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes.

Saat saya kecil, saya merasakan manfaat kekuatan keris. Eyang dari ibu bermukim di Kediri, setiap ke Kediri, ayah saya selalu menyempatkan mampir ke temannya. Ayah saya selalu penuh keyakinan, tuan rumah (pasti) selalu ada, tanpa merasa perlu memberi tahu. Mengapa? Konon setiap kali kami singgah, selain yang punya rumah lengkap suami istri, suguhan juga tersedia, plus ayunan di halaman depan, tempat saya “ngepos” sudah disiapkan. Menurut beliau, kerisnya sudah memberitahu. Saat itu saya sih ngga mikir panjang, EGP (Emangnya Gua Pikirin) bener-bener. Tetep EGP, saat kumpul keluarga dan mengisahkan keris eyang kakung dari ibu , konon saat jaman belum rekiplik kalau ada Belanda atau Jepang, masuk rumah, semua diobrak-abrik, tapi lemari penuh berisi keris selalu terlewati, seolah-olah tak ada. Kekuatan supranatural?

Baru mikir dikit saat punya mertua, yang anak tunggal, yang kerisnya juga banyak, lebih dari 35. Awalnya agar kerisnya jadi hiasan cantik, diletakkan pada lemari ukir dengan kaca tembus pandang, seluruh penjuru. Lho, tiba-tiba ibu mertua kok memberi tutup kertas sehingga tak tampak. Saya sih, asal nyaman untuk beliau , tak apa. Belum genap sebulan, dibuka, saya tanya kenapa. Eh, kata ibu, ada bilang kerisnya marah (karena) dikrukupi (ditutupi)! Gimana cara marahnya ya?

Tenang bertahun-tahun, suatu ketika , lho, kok dibungkus lima–lima, dalam kantung putih. Nah, ini saya nggak sempat tanya mengapa.

Ayah mertua wafat sekitar 20 tahun yang lalu, ibu 3 tahun lalu, keris sekarang jadi asuhan kami di “rumah” praktek. Setiap Kamis malam Jumat tertentu harus diberi bunga melati, dari pada bingung , saya kan ngga ngerti penanggalan Jawa yang Pon, Legi, Kliwon, tiap hari Kamis saya beli melati. Sekalian aroma terapi.

Tetep salah! Lho, apa lagi? Karena sekalian agar rumah wangi, bunga melati saya letakkan dalam mangkuk–mangkuk mungil di luar lemari keris. Saat keris “dimandikan” bulan Sura kemarin, pak Sigit yang selalu menyuci keris, mengatakan, kerisnya kotor, “kurang makan”. He, he, ternyata bunganya harus dalam lemari . Selesai “dimandikan”, heboh lagi. Kerisnya kok bertambah satu. Wah, saya kan ngga pernah menghitung, dan siapa yang nambahin, wong kunci lemari saya yang nyimpen.

Seminggu kemudian pak Sigit datang lagi, memisahkan “keris tamu”, karena gangguin yang lain. Waduh, tamunya nakal ya.

Wikimuers, ada yang punya “kisah” dengan keris?

Bookmark and Share

Tag/Label keris, mpu gandring, nury, supranatural, intermeso
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
49 komentar pada warta ini
Selasa, 16-09-2008 16:04:11 oleh: Bayu W Wardhana

oow, rupanya mbak nury punya keris banyak. Saya suka keris sebagai peninggalan sejarah yang indah, kalau ngeliat pamornya, luknya, lambe gajahnya, logamnya.. rasanya kok asik
apalagi bisa majang di dinding ruangan,
memang banyak orang, terutama orang jawa yang berpendapat keris mempunyai kekuatan magis. Bisa jadi, kan setiap benda memancarkan energy, apalagi itu benda kuno yang mengandung logam-logam yang bercampur dan melalui berbagai proses, salah satunya tentunya proses spiritual. Tidak bisa kita pungkiri, ada dimensi lain selain dimensi kita.
percayakah anda?




Selasa, 16-09-2008 19:13:11 oleh: Lany Rh

Soal benda yang di dalamnya ada pengejawantahan dimensi lain, saya punya cerita. Bukan keris sih, tapi semacam parang.
Waktu itu saya sedang menuruni Gn Arjuna, pas di hutan lali jiwo, kira2 50m sejak masuk daerah berhutan setelah puncak, kami seperti tersesat. Jalur yang kami lalui ternyata membuat kami berputar sampai ke jalan yang sama lagi. Itu berlangsung kira2 1 jam. Beberapa hari setelahnya salah seorang teman saya cerita bahwa malam itu ia mengambil sebuah benda seperti parang di perjalanan. Dan kami menemukan jalur yang benar setelah dia memutuskan mengembalikan parang itu di tempat semula. Yang ternyata mulai di titik tersebutlah jalan kami menjadi berputar.
Well, Wallahualam....




Rabu, 17-09-2008 08:07:44 oleh: Retty N. Hakim

Wah bu, 'tak kirain kerisnya bawa pacar pulang...tahunya jadi provokator ya...Ini beneran kejadian di zaman modern ini bu?

Ceritanya begini berguna buat saya di museum bu, bisa jadi bumbu-bumbu cerita keris. Terima kasih ya...





Rabu, 17-09-2008 08:09:47 oleh: ikhwan kunto alfarisi

saya sebagai putra daerah Klaten, saya sangat bangga dg keris. keris sdh menjadi bagian dr indonesia, indonesia pun bangga krn punya keris sbg salah satu peninggalan "unik" nya.

bu, saya pernah liat di tv ttg ulasan ini.. ternyata, ada ribuan macam keris dan perawatannya pun harus hati-hati..

subhanallah




Rabu, 17-09-2008 10:18:30 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@mas Bayu - chapter 2
Terima kasih sudah berkunjung
Memandangi keris memang mengasyikkan, saya berusaha hadir kalau sedang jamasan, moment yang saya pergunakan juga untuk mengumpulkan para adik dan keluarganya. Menu bubur Suro pasti ada, plus tumpeng, bukan untuk "memuja" keris, untuk saya keris- keris saya "asuh" sebagai warisan. Warisan leluhur, warisan budaya. Itu saja, tak lebih, tak kurang.
Dimensi lain? Percaya tak percaya. Believe it or not.


@mbak Lany, katanya di alas gung liwang liwung itu yang harus hati- hati. Kalau kita sikapi semua ada pemiliknya, semoga aman. Kalau masuk rumah oraang mengetuk, barangkali masuk hutan, permisi. Paling tidak "punten" ke Allah, sebagai pemilik semesta .





Rabu, 17-09-2008 10:25:00 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@Bu Retty, konon ada yang pernah meminjam, karena diantara keris-keris itu ada yang membawa pamor, artinya bisa membawa jabatan. He he, tak lama dikembalikan , entah mengapa. Yang bisa mendatangkan hujan juga pernah di bawa, nemun dikembalikan juga. Untuk kami, sekali lagi ini warisan , selesai.
Apapun bentuk dan "fungsinya" , kami jaga, barangkalikarena itu kerisnya krasan (?).

@mas Ikhwan, negara lain (saja) menghargai keris. Kita "pemilik"nya wajib.
Mau berkunjung saat Suro? Nanti saya siapkan bubur Suro





Rabu, 17-09-2008 13:29:40 oleh: Retty N. Hakim

Saya pernah mendengar kisah serupa untuk martaban alias guci yang menjadi warisan. Terus terang terkadang agak bingung kalau cuma mengisahkan "cerita" antah berantah, tapi kalau memang ada kejadian seperti ini kan saya merasa sedikit lebih nyaman sumber referensinya he..he..he...

Ada kok bule yang koleksi keris dan ikutan ritual memandikan keris. Tapi apa ya beda keris modern dengan keris kuno? Apa yang sekarang mbikinnya masih pakai tapa puasa segala?




Rabu, 17-09-2008 19:14:53 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

mbak Retty,
saat ini, konon, masih ada yang membuat dengan segala ritualnya, dibuat dengan/ untuk "pamor" khusus.

Yang untuk souvenir , ya, membuatnya biasa saja, seperti membuat benda kenangan lain, barangkali ini yang masuk keris modern.

Mau kenalan sama keris kami? Bulan Suro saja ya.




Kamis, 18-09-2008 11:52:56 oleh: Eryawan Nurcahya

Ibu Nury ...

Saya pribadi sangat tertarik dengan keris, selain memang " Wong Jowo " juga alhasil karena membaca buku " Naga Sasra & Sabuk Inten ". Awalnya dikompori serial " Mahabharata & Bharatayudha " di mana setiap tokoh dunia pewayangan selalu membawa (menyelipkan) keris sebagai perwujudan siapa identitas dirinya (seperti KTP gitu lhoo ...).

Waduhh ... sama dengan Ayahanda saya donk, dimana beliau mempunyai 35 buah keris yang hingga kini masih terawat dengan baik. Ada banyak cerita mistis yang mengiringinya. Antara lain, kami pernah kedatangan tamu yang begitu bertemu dengan Ayahanda langsung menyerahkan sebuah bungkusan tanpa mengucapkan sepatah katapun serta meninggalkan begitu saja Ayahanda di ruang tamu. Setelah bungkusan tersebut dibuka ... Subhanallah ... berisi warangka dengan sebilah keris di dalamnya yang bertaburan dengan butiran intan pada gagang keris dengan dominan semburat urat emas pada luknya ... benar-benar sebuah karya adiluhung dari seorang Mpu yang mumpuni/mastro yang hidup di jamannya. Hingga kini masih terawat dengan baik karena sabda Ayahanda, keris tersebut hanya dipinjamkan dan pemilik sebenarnya sekali waktu akan mengambilnya lagi ...

Oh yaa ... saya daftar donk untuk jadwal jumpa dengan keris-kerisnya (mau " nyantrik " sama Ndoro kakung). Kalau banyak peminatnya, bisa sekalian dibuatkan Gathering dengan catering dari kenalannya Mbak Rita Punto.

Omong-omong, setelah menjenguk keris-kerisnya Ibu Nury, saya nggak tanggung jawab lho kalau nanti ada yang " nunut " mau ikut pulang sama saya ...

Trims ...




Kamis, 18-09-2008 12:01:35 oleh: Bayu W Wardhana

Kapan-kapan pengen kenalan sama keris-keris mbak nury neh :)
kalo suro ya mbak kita ngumpul2..boleh?




Kamis, 18-09-2008 12:13:13 oleh: Oktovianus Pogau

Saya sih banyak dengan aja tentang keris-keris yang dari Jawa. Tapi secara jujur nggak pernah liat sama sekali.

kepinginnya sih dikirim keris ama mbak nury, tapi nggak apalah?? pasti suatu saat bisa liat kok. Bahkn bukan tidak mungkin nanti jadi miliku. hehehehhehe




Kamis, 18-09-2008 12:47:48 oleh: Dedi.Richman

Boleh tuh koleksi kerisnya mbakyu........., dari sekian banyak sahabatnya mbakyu..yang berkelok-kelok itu, yang mana yang paling mbakyuu senangi mbaaak.



Jumat, 19-09-2008 08:17:36 oleh: ikhwan kunto alfarisi

oh iya tuh, keris nya bu nury ada yg bisa bikin ganteng gak? :O



Jumat, 19-09-2008 20:58:36 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@mas Eryawan, wah sekali ini komentarnya tidak normatif, gaya ekonom..., he he, lebih manusiawi

Wah, kalau ada yang "ngekir" nggak janji, "baunya" beda (kali..)

@mas Bayu the 2nd, monggo , atur saja
Biasanya jamasan mulai pk 8 pagi, selesai pk 12.00
Makan siang bubur Suro ya




Jumat, 19-09-2008 21:07:56 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@Oktavianus, silahkan singgah kalau ke Jakarta
Ayah saya pernah berdinas di Papua (Irian Jaya - saat itu)
Mendapat kenang-kenangan anak panah yang panjang, konon "berisi" juga. "Marah" saat oleh Ibu saya diperlakukan sebagai benda seni biasa, yang diikat kawat dan dipajang di dinding
Saat itu saya masih SD, saya tak tahu ke mana sekarang disimpan





Jumat, 19-09-2008 21:13:55 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@Ma Errr..., maaf , mau ketik ngekor kok jadi tetangganya o

@mas Dedi, saya tidak bisa memilih paling "cinta" yang mana, saya senang saja melihat benda "sejarah", berjejer manis

@mas Ikhwan,
datang pakai beskap, nanti coba satu- satu, di foto satu- satu..., nah, baru dinilai...
(Tapi kalau di foto tampak punggung seperti ilustrasi, wajahnya tak tampak...)




Jumat, 19-09-2008 21:33:53 oleh: Bagus Y Prayitno

Bu dokter, ngomongin keris kadang gak ada habisnya..
Mulai dari Seninya, yg demikian indah.

Sejarahnya,ttg bagaimana keris itu ditemukan manusia jawa, sampai berbentuk dan bercitarasa karya seni budaya khas jawa.
Sampai cerita ttg kekuatan dan misteri keris itu sendiri.
Secara logika, keris mengandung berbagai kandungan logam, batu, yang berasal dari perut bumi maupun dari luar angkasa(meteor).Krn tiap benda (atom2) mempunyai energi, apalagi benda yg berasal dari perut bumi dan meteor yg kadang belum diketemukan jenis energinya, bahkan bisa mempunayai radiasi yg cukup kuat.
Namun yang menarik ialah bagaimana energi tsb dijinakkan dan dimanfaatkan sesuai keperluan. Nah orasg yg menjinakkannya itu tentulah bukan org biasa.
Karena itu sy tertarik 2 hal , keris itu sendiri dan orang dibalik pembuatannya itu.

Ngomong2 di Surabaya, ada dokter Airlagga yg punya museum benda2 berenergi, termasuk hasil operasi benda2 supranatural yg pernah bersarang ditubuh mkanusia krn santet dll.Beliau mengaddakan peneliatan ttg hal itu.. Apa bu Dokter tahu Dr tsb?




Jumat, 19-09-2008 22:22:18 oleh: Ritapunto

bunda makasih ya kurmanya,

sy pernh diminta utk merawat tongkat kayu hitam dg mata jamrut, sy gak mau bun. yang sy pahami dimensi diluar manusia adl bgs JIN, jd sy sangat berhati-hati dlm hal ini, menjaga ruhiyah tetap istiqomah kan gak mudah, makanya sy nolak diwariskan benda2 bertuah.

secara kakek dr ibu, konon senang tirakatan dan lelaku,pamornya wanita, isterinya puluhan, kemudian eyang dr bpk kerisnya banyak bhkn sy pernah lihat kerisnya bisa berdiri sendiri, mertua juga sesepuh kejawen terkenal, waktu meninggal muridnya berdatangan dari mana2, ratusan dan dari jauh semua datang. Artinya hidup sy bersentuhan lgsg dg hal-hal supranatural,

tetep sy nolak warisan itu..sy biarkan phk lain yg merawatnya, katanya sih gak ke urus tp sy sudah ber 'Azzam', tdk ingin bersentuhn dg benda2 bertuah, kalo sekedar hiasan brg antik, sy masih suka tp kalo berisi sy pasti buang.

pasti punya alasan ya bun?
diantara cucu-cucu sy lah yg berhasil "meraga sukma", sy pernah bs melihat diri sy sendiri sedang tidur, sy jg beberapa thn ini sll tepat meramalkan kematian org yg sakit (hny org sakit) dgn cara menyentuhnya, sy jg tepat meramalkan kerusuhan 1 juni kemaren, shgg ada teman yg maunya konsultasi terus. INI MENAKUTKAN BUAT SAYA. kata guru ngaji, berhubungan dg jin bisa menyeret kita ke perilaku syirik.

dg pertimbangan inilah, sy tdk mau di wariskan kekayaan bangsa kita tsb, kata agama--dosa besar masih ada ampunan, kecuali syirik--duh takut deh bun,

yg pasti keris atau benda bertuah selalu memilih tuan, benar adanya kalo gak cocok mrk bisa lenyap atau bertambah.

smoga keris bunda baik-baik saja, sekali waktu sy tengokin ya..salam untuk si mungil berlekuk 3





Sabtu, 20-09-2008 02:45:28 oleh: Bagus Y Prayitno

Wah. kayaknya mbak Rita ini dulunya anak Indigo yah.. artinya secara natural sdh bisa melampui batas org normal,memasuki dimensi lain..
Dan itu suatu karunia, tinggal bagaimana memanfaatkan karunia yg diberikan Tuhan tsb agar berguna bagi sesama.
Menganai syirik, klenik, kita tdk usah terburu2 menjustifikasi. Yang namanya syirik itu kan menduakan sesembahaan kita yakni Tuhan YME. Sama aja kalo org terlalu "mengagungkan" dan "menggantugkan" diri pada harta, kekuasaan, dan kekuatan sendiri,itu tergolong syirik. Manusia sbg ciptaan Tuhan tertinggi derajatnya & wakil Allah didunia adalah bertugas menjaga, memanage dan memanfaatkan alam sesuai dgn amanah Tuhan.
Kita berobat ke dokter itu kan sarana, bukan dokter yg menentukan sembuh,sakitnya dan hidupnya kita. Sama kita mengunakan pena,internet,laser dsb,tergantung dasar dan tujuan penggunaannya. Jadi menurut sy hrs hati2 mengistilahkan dan menafsirkan nya..
waduh.. kok sy jadi serius gini.. :-)
Gara2 bu Dokter nih .. he.he..




Sabtu, 20-09-2008 03:00:32 oleh: Bagus Y Prayitno

oh yah.. uniknya.. jaman dulu belum diketemukan alat utk memindahkan awan dengan gelombang...(konon skrg sdh ada alat modernnya)
Tapi di jawa, dengan mengunakan benda/materi yg memiliki kandungan energi tertentu (sy tdk tahu jenisnya krn bukan org fisika), bisa memindahkan awan sementara utk menghindarkan hujan.
Krn awan2 itu berisi elektron2, shg benda yg digunakan utk menembak elektron2 tsb, tentulah mempunyai radiasi energi tertentu yang sangat tinggi dayanya. Nah tentang, benda apa, tsb, dan siapa org yg bisa mengarahkan energi tadi itulah yg harus kita selidiki. Bahkan saat ini ada tokoh pawang hujan, yg konon dapat mengendalikan awan,walau tdk ditempat (remote), pernah dr Indonesia dia bisa me-remote awan di German.
Tapi semua tingkat kebisaan/keberhasilan tsb atas kehendak Tuhan YME, itu juga hal yg sangat dipahami tokoh2 spt itu.
teman sy di amerika pernah bilang, bhw di Amerika ada para sciencetist sedang meneliti hal2 demikian, termasuk mrk memikirkan bgmn batu besar2 di piramid jaman dulu diangkat, pdhl org dulu jumlahnya sedikit, sementara alat2 dumptruck, traktor, forklift, dll belum ada.




Sabtu, 20-09-2008 14:34:37 oleh: ritapunto

kalo indigo mboten ngertos' mas. cuma menakutkan ajah buat diri saya. ada cerita yg seram (org lain kata berkah), sy beli cincin perak murahan di kota gede, cincinnya sederhana, sekali wktu cincin ini aneh, kadang ada di tas, di dahsboard, di dompet, di kantung baju, di jaket..pdhl sy gak make tuh cincin. sy cuekin deh.

sy lupa tepatnya, sy mimpi di datengin ular , ular tertentu, ada disemua sudut kamar , ular cuma satu, yg menyeramkan wkt di kapstok' baju tiba2 seolah-olah dia mau matuk sy. mimpi ini berulang-ulang, bahkan mama sy khusus dtg ke rumh mau curhat kok dia didatengin ular yg bisa nolong cuma sy, mimpinya sm spt mimpi sy. cuma sy gak bilang, krn khawatir mama cemas. ingatlah sy dg cincin itu.

saya ambil, sy buang dia ke got sy bilang " kamu tdk berhak meng-intimidasi hidup sy, kalo suka ikut sy silakan urus dirimu sendiri, anak sy yg kecil sj sy didik urus diri sendiri apalagi kamu yg cuma cincin. hidup mati sy Allah yg atur, sy bergantung pada-Nya, jd jgn nuntut apapun dr sy, krn sy tdk berharap berkahmu"

sebulan kemudian cincinnya ada di kamar mandi, kondisinya bersih,padahal sy buang di selokan di cengkareng. udah gitu sy gak pernah mimpi lg, dan cincinya adem ayem di tempatnya. untuk menghargai, kadang sy pakai. seingat sy beli cincin itu stelah menganter mertua ke makam penembahan senopati, sy diminta berdoa, doa sy simple
" Ya Rabul izzati Yang Maha Rahim, berkahi hidup sy agar berguna bagi orang lain"

wallahu alam bishowab,
fenomena ini, tdk pernah sy cari-cari...mungkin nanti sy buat artikel lebih lengkap. untuk mengobati rasa takut itu, sy di Rukyah sama Ustad Abu Aqila', beliau sgt terkenal sbg rukhiawan orang2 indigo. kata ustad ada jin yg senang dg sy, jin inilah yg mendampingi sy, jin muslim yg terhormat...waaakakkkkk..sy tambah takutt...hiyyy




Sabtu, 20-09-2008 17:50:29 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Aduh , senang baca mas Bagus cerita, senag juga dapat kisah mbak Rita
Saya komentarnya belakangan ya,




Minggu, 21-09-2008 11:29:30 oleh: Dicky D.T. Rahardjo

Klo aku udah pernah liat langsung keris-keris milik keluarganya tante Nury...
Yang aku kagum adalah jumlahnya...
Dan tentu umurnya....

Aku setuju kalau kita tidak boleh diatur sama mahluk jenis yang lain, tapi juga merawat barang warisan leluhur juga amanah...

Aku juga pernah punya pengalaman waktu kecil takut sama keris milik om ku. Karena aku kalau tidur di kamarnya dilarang berposisi tidur mengarahkan kaki ke tempat penyimpanan kerisnya.
Padahal aku klo tidur kan "ngalor ngidul" alias jumpalitan posisinya. Jadinya aku ngalah gak berani tidur di kamarnya, padahal aku ngincer AC kamarnya karena kamarku gak ada AC nya..

Nasib...




Senin, 22-09-2008 15:21:21 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Yap mas Dicky, harus ada yang "mau" memelihara warisan leluhur
Apapun resikonya, ya barangkali memang harus ada yang bersedia (menanggung)...., saya cuma "mencintai" milik keluarga




Senin, 22-09-2008 16:25:15 oleh: Bayu W Wardhana

tampaknya perlu di adakan nih forum diskusi warisan leluhur dan hal-hal yang berbau mistis hehehe.
Saya punya rencana menyusun sebuah ensiklopedia mbak. Ensiklopedia hantu jawa.
tapi mungkin akan memakan waktu sangat lama mengingat saya tidak berasa di jawa tengah so ga bisa wawancara dengan banyak orang di sana. Sebagai langkah awal, saya akan wawancara dengan Bapak saya besok waktu mudik lebaran, pengalaman beliau cukup banyak mengenai ini. Memang sekedar hantu, tapi itu juga sebuah warisan budaya yang tidak boleh hilang.




Rabu, 24-09-2008 20:05:07 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Mas Bayu, hantu Jawa itu warisan juga ?
He he, beri contoh donk. Mudik kapan? Wawancara awalnya dijadikan artikel ya, saya tunggu




Rabu, 24-09-2008 21:49:52 oleh: ritapunto

kalo diskusi warisan leluhur sy jd pendengar yg baik deh, cuma nanti sy bawain temen yg asyik..mertua tersayang hehehe..soalnya beliau emang produk 'leluhur' tanah jawa. kalu suro pasti kumkum di sungai kemanukan Purworejo, koleksi surjane' buanyak 4 lemari lengkap dg keris dan blangkon, kalo puasa gne ketan kolak apem nya yahudd

atau kumpul nya di rumah mertua , mau??




Kamis, 25-09-2008 08:15:28 oleh: Retty N. Hakim

Bu Nury, bagaimana kalau kita mengajak pak Sigit ke Museum Nasional, dan cerita-cerita lebih banyak soal keris kepada yang berminat?

Teman-teman wikimuers di daerah yang punya kisah dengan benda warisan boleh dong bagi-bagi kisahnya disini...




Kamis, 25-09-2008 14:05:55 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@mbak Rita, boleh juga idenya
mertua lenggah di mana saat ini?

@mbak Retty,
boleh, diatur saja.




Kamis, 25-09-2008 14:12:00 oleh: Ritapunto

di pondok labu - jaksel.

rumahnya kecil en sederhana tp dayoh'e..gak brenti-brenti, tamunya rame terus, kadang dtg malem2 cuma mau ngbrol iseng sama ibu mertua. Kalu bapak sudah gak ada..

hayooo yg mau ajar kromo inggil nya kraton ngayoyakarta hadiningrat..atau 'mbahas' kurup limo, sedulur sepapat, ato mlintig jarik, nyuci njarik pake klerek..ibuku teman yg mengasyikkan tuh.




Kamis, 25-09-2008 14:16:15 oleh: Ritapunto

kalo mau dikusi wayang juga ada temenya, kakak iparku yg nyeni..o'ya bun kita dikenal sebagai keluarga "Punto", punto aji, punto dewo, punto kumoro, punto agrari.. tokoh pewangan semua nih. ada yg bisa tebak gak, kira-kira saya nyonya punto yg mana? hehehe



Kamis, 25-09-2008 14:18:42 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Nah, kalau ini aku nitip bungsuku ya



Kamis, 25-09-2008 14:53:23 oleh: Bayu W Wardhana

saya mbok ikud :D
hantu jawa kan warisan budaya juga mbak. bahwasanya budaya jawa ga pernah lepas dari hal-hal seperti itu. bahkan ada juga kan tembah dhandhang gulo-nya.
ada gendruwo, wewe, banaspati, ilu-ilu, wilwol, kendhit nglewer, klanthung, sundel bolong, dan sebagainya.

tentang keris, di rumah saya di magelang, dulu ada warisan leluhur saya dari jogja, berupa beberapa keris dan sebuah tongkat yg dalemnya ada logamnya.

di Jakarta saya menemukan banyak sekali keris di rumah atasan saya, ada sekitar 50 lebih. yang paling aneh ya yang pamornya beda antara sisi satu dan yang lainnya.

mbak rita: punto kumoro (bener pa salah ya)




Kamis, 25-09-2008 15:49:19 oleh: Sandhy.ED

@Mbak Rita
Aku juga nebak Punto Kumoro... ^_^ (bener gak ya..)




Kamis, 25-09-2008 19:05:02 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

@mbak Rita = nyonya Punto Dewo, he he
Lebaran cuti bersama mau ngratus jarik-jarik ibuku, waduh ini juda gawe yang serius
Kapan- kapan ku bawa ke Ibynya mbak Rita ya
Jarik-jarik tulis ini ada yang saya nggak tahu nama nya

@mbak Retty, jarik/ kain panjang ada namany dan ada maknanya, tertarik juga?

He, he , warisan di Wikimu lengkap. Ada keris, hantu, plus kain panjang Jawa

@mbak Sandhy,
kantor kan dekat RSCM. makan siang bareng saja ya , sesudah lebaran
(Sst, yang ini nggak usah ajak mas Eryawan , sudah turun 8 kg, kasien kalo naik lagi kiloannya)




Jumat, 26-09-2008 07:57:54 oleh: Sandhy.ED

Waaa, Mas Er dah turun 8 kg ya Bu???
Mau dunk dunk dunk resepnya...
Boleh Bu, abis lebaran kita makan siang bersama... ^_^




Jumat, 26-09-2008 09:22:24 oleh: Eryawan Nurcahya

Ibu Nury ...

Hmm ... hmm ... saya mau donk ikutan ... janji pramuka dech. Setelah " nyam-nyam " (eh, menunya nanti apa yach ?) saya langsung aja ke lantai 3.

Mau antri daftar ikutan sepeda statis dan " Test Drive " dengan dr.Ferius ... biar kg-nya yang tadi sempat naik bisa turun lagi, Ibu ...

Pokoke, ikutan ... hooreee ...

NB : Oh yaa ... Mbak Sandhy, resepnya Ibu Nury pancen oyee lho.

Trims ...




Jumat, 26-09-2008 15:03:56 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Lho mas Ery, kalau tulisan saya yang lain kok di diemin, giliran menyinggung makanan , biar masih tulisan kok "tercium" juga ya

Bulan depan yang jadi asisten saya dr Muna (ini available Lho)




Jumat, 26-09-2008 16:35:23 oleh: Ira Meida

bu nury...
mas eryawan kn udh turun 8 kilo. jgn2 mo bales dendam. bener gk sih mas errrrrr??? hehehehehe...




Sabtu, 27-09-2008 04:45:02 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Ya, Ira
selain es krim Ragusa , mas Errr... sudah naksir bakmi Gondangdia juga
He he, kita amati pasca lebaran




Kamis, 23-10-2008 12:45:16 oleh: Jaja Subagja

Rame juga niy .. ikutan makan bubur Suro ah .. :)

Mas Bayu, saya beberapa kali 'bertemu' dengan sejenis jin/hantu, nanti saya cerita deh, kali aja bisa nambahin ensiklopedi Mas Bayu.




Kamis, 23-10-2008 16:45:51 oleh: nury nusdwinuringtyas

Oke mas, di masukkan daftar diundang Suro mendatang



Selasa, 03-02-2009 20:07:00 oleh: Arman Yurisaldi

cerita tentang keris ya saya pernah melihat aneka 'keajaiban " keris jawa....ada yang bisa keluar dari sarungnya bila dikasi melati. omong - omong tentang bunga melati juga menjadi kegemaran pusaka saya dari canggah saya, peparingan dari makam Prabu Brawijaya V (mojokert0)....berupa keris keci yang lebih tepat disebut tosan aji....kalo di kasi bunga melati pasangan pusaka berupa keris dan boneka perunggu ini bisa berputar....boleh percaya boleh tidak hehehe....yang mau lihat silahkan monggo singgah ke facebook saya pada "foto tempo doeloe"....monggo mirsani "yoni"nya karena saya tidak berbakat di bidang itu......nuwun



Rabu, 18-02-2009 14:33:06 oleh: Himawan

Salam kenal Ibu Nuri
Saya Himawan kita tetangga kampung ( Jombag ).
Senang rasanya setelah membaca tulisan anda
Kalau diijinkan saya ingin lebih mengenal bapak anda untuk belajar ttg keris ( warisan adiluhung ) disamping belajar lewat buku buku rasanya belum pas kalau tidak dibarengi secara langsung.
Oh ya saat ini saya memiliki bbrp koleksi mungkin ada 20 an.
Jika diijinkan saya akan sangat berterima kasih sekali.




Sabtu, 21-02-2009 22:05:09 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Mas Himawan, bapak sudah tak ada lebih sekitar 20 tahun lalu, oleh karena itukeris kami asuh
Barangkali kenalan dengan ayah mbak Ritapunto saja
Login dulu agar kami mudah memberi kabar, kalau (mungki) ada kumpul perkerisan
Kalau berkena, monngo Suro depan ikutan elihat nyuci




Selasa, 03-03-2009 16:34:40 oleh: Himawan Seno

Terima kasih
Telah diberi kesempatan meski tidak sempat bertemu bapak.
Semoga apa yg telah dirintis bapak dapat bermanfaat buat kita dan dapat terus dilestarikan
Hanya itu yg dapat saya ucapkan
Semoga niat baik saya dapat membawa manfaat bagi kita semua..




Jumat, 29-05-2009 17:23:25 oleh: Andi

Salam kenal, Mbak/Ibu Nury.

Saya Andi tertarik dengan tulisan mbak/ibu diatas, boleh nggak ya sy belajar lebih banyak dari mbak/ibu mengenai keris dan cerita dibalik isinya. Terus terang saya banyak mendengar cerita2 mistis dan bahkan ada yang "kasunyatan" (tampak dengan mata telanjang) tapi saya belum pernah sekalipun melihat hal tersebut. Maksud saya adalah keris yang bisa berdiri sendiri, terus dikasih bunga bisa keluar dari sarungnya dan lain-lainnya.

O ya kalo nggak salah mbak/ibu asli dari Kediri ya, kedirinya dimana? Boleh nggak main ke tempat mbak/ibu kebetulan orang tua saya tinggal di Kediri juga tepatnya di desa Singonegaran, Kepanjen.




Sabtu, 14-08-2010 21:34:05 oleh: vera

Saya bukan org jawa jadi gak ngerti masalah keris mabk...tapi kalo masalah alam gaib saya percaya..walaupun manusia hanya diberikan sedikit ilmu mengenai hal ini oleh Allah...

kebetulan saya lagi punya masalah nih mbak, memang gak ada hubungannya dengan keris...tp saya gak tau apa ini berhubungan dengan hal gaib atau nggak..wallahualam...karena itu saya minta tolong...

apa mbak nury pernah konsultasi dengan Ustadz Abu Aqila?? Kalau boleh saya minta alamat dan no telp tempat praktek bliau???

sebelumnya makasih banyak dan wass




Sabtu, 14-08-2010 22:42:38 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Mbak Vera, saya nggak pernah konsultasi dengan siapapun. He he, ke pedean ya. Niat saya cuma memelihara budaya.

Jadi mohon maaf, tidak bisa memberi alamat.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY